Berita

Kebijakan dan Strategi Pembinaan TNI AU

Dibaca: 182 Oleh 11 Des 2015Tidak ada komentar
21722ef118dabb8b34f8ca385dddf40d
#TNIAU 

Sebagai bagian dari komponen utama sistem pertahanan negara, dan sesuai amanat undang-undang, maka postur TNI Angkatan Udara yang dibangun harus dapat menjadi kekuatan inti “National Air Power” atau kekuatan udara nasional. Jika diartikan secara komprehensif, kekuatan udara adalah merupakan suatu kumpulan kekuatan nasional yang dapat menimbulkan kemampuan bangsa dalam menggunakan wahana udara. Dengan demikian kekuatan nasional sesungguhnya merupakan sinergitas semua elemen baik industri teknologi, politik diplomasi maupun ekonomi budaya. Semua elemen tersebut harus dapat diberdayakan agar mampu mendukung tercapainya tujuan pembangunan nasional.

Demikian ceramah Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Agus Supriatna saat memberikan pembekalan kepada 150 Perwira Siswa Pendidikan Reguler Angkatan XLII Sesko TNI di Bandung dengan judul “Kebijakan dan Strategi Pembinaan TNI Angkatan Udara” dalam kaitannya dengan postur TNI AU yang ideal dihadapkan pada geografi dan ancaman, kebijakan dan strategi Binkuat TNI AU dan upaya mewujudkan manajemen internal TNI AU, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakannya, pembangunan kemampuan dan kekuatan TNI AU tidak terlepas dari fungsi utama dalam menyelenggarakan tugas-tugas TNI AU, baik pembinaan kemampuan maupun penggunaan kekuatan yang diarahkan untuk mencapai sasaran pembangunan kemampuan dan kekuatan TNI AU yang profesional dan proporsional. Pembangunan kemampuan dan kekuatan tersebut tertuang dalam Postur TNI AU Tahun 2005-2024 dan pada tahun 2012 direvisi dan menjadi pedoman umum bagi TNI AU dalam mengemban tugas dan fungsinya.

Baca juga:  Pia Ardhya Garini Cab. 7/D.I Hadiri Olah Raga Bersama HUT ke-71 Polwan

Kasau juga menyampaikan, dinamika perkembangan lingkungan strategis yang mengalami perubahan yang begitu cepat dan sulit diduga sebelumnya. Peran Dewan Keamanan PBB kalau dihadapkan dengan perkembangan situasi dunia yang semakin kompleks, ternyata belum sepenuhnya dapat ber-fungsi, terutama menyelesaikan konflik antar negara (interstate), atau pun dalam negara (intrastate).

Berbagai perubahan yang telah dan sedang terjadi pada semua aspek dalam hubungan antar negara, hubungan negara, dan masyarakat, serta hubungan antar-masyarakat, harus dicermati benar agar kecenderungan dan fenomena dari interaksi-interaksi tersebut dapat diprediksi. Oleh sebab itu, perkembangan lingkungan strategis baik lingkup internasional, regional, maupun nasional dapat diantisipasi dan dipersepsikan secara akurat guna pencapaian keberhasilan pelaksanaan tugas TNI AU ke depan, ujarnya.

Para Siswa Pendidikan Reguler Angkatan XLII Sesko TNI terdiri dari 61 Pasis AD, 40 Pasis AL, 40 Pasis AU, Pasis Polisi dan 7 Pasis dari mancanegara dan rencananya pendidikan ini akan ditutup pada 14 Desember 2015 mendatang.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel