Berita

Kegiatan Napak Tilas Sejarah Penerjunan Pertama di Desa Sambi Kota Waringin Barat Kalteng

Dibaca: 70 Oleh 26 Agu 2016Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Wing II Pasukan Khas (Paskhas) Makassar bekerjasama dengan Koopsau II menggelar Napak Tilas penerjunan pertama kali di Indonesia, di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Napak tilas ini merupakan kunjungan kerja Wing II Paskhas sekaligus penelusuran sejarah berdirinya Pasukan Khas TNI AU. Dalam napak tilas ini, dihadirkan satu dari 13 orang penerjun pertama Indonesia, yaitu bapak Imanuel di Kota Waringin Barat baru-baru ini, Selasa (23/8).

“Kehadiran Bapak Imanuel sebagai pelaku sejarah dalam napak tilas ini merupakan suplemen dan motivator bagi generasi muda prajurit Paskhas untuk lebih memaknai perjuangan para pendiri dan pejuang kemerdekaan dalam mempertahankan eksistensi NKRI,” kata Komandan Wing II Paskhas Kolonel Pas Ari Ismanto.

“Kami sangat bangga dengan kegiatan napak tilas ini karena masih ada pelaku sejarah yang masih hidup. Doa kami semoga Bapak Imanuel diberi kesehatan dan umur panjang” ujar alumni AAU 95 lebih lanjut.

Penerjunan pertama dalam sejarah Indonesia ini terjadi pada tanggal 17 Oktober 1947 di daerah Sambi Kotawaringin Barat Kalteng. Sebanyak 13 prajurit terjun dari pesawat C-47 Dakota RI-002 yang dipiloti oleh Bob Freeberg berkebangsaan Amerika, kopilot Opsir Udara III Suhodo, dan Jump Master Opsir Muda Udara III Amir Hamzah.

Baca juga:  Serda Muh. Asdar Pratama Siswa Lulusan Terbaik SBIT A-47 Skadik 201 Lanud Sulaiman

Pejuang tersebut adalah Hari Hadi Sumantri, FM Soejoto, Iskandar, Ahmad Kosasih, Bachri, J Bitak, C Williem, Imanuel, Amirudin, Ali Akbar, M Dahlan, JH Darius, dan Marawi. Ke 13 prajurit tersebut belum pernah melakukan penerjunan sebelumnya kecuali teori dan ground training. Peristiwa heroik tersebut merupakan operasi penerjunan pertama sekaligus operasi lintas udara pertama yang dilakukan oleh TNI serta menandai lahirnya Satuan Tempur Darat Matra Udara yang dimiliki TNI AU.

Rombongan Kegiatan berangkat dari Lanud Sultan Hasanuddin dengan menggunakan pesawat boeing dengan nomor ekor AI-7302 dengan pilot Mayor Pnb Hendro S menuju Bandara Tjilik Riwut untuk menjemput bapak Imanuel beserta keluarga kemudian menuju Lanud Iskandar (Pangkalan Bun) dan dilanjutkan perjalanan darat menuju desa Sambi. Selain Komandan Wing II Paskhas Makassar Kol Pas Ari Ismanto, hadir juga Komandan Lanud Iskandar Letkol Pnb Ucok Hutadjulu, Komandan Yonko 466 Paskhas Letkol Pas Wendy Bachtiar, Komandan Denhanud 472 Mayor Pas Sulendro, dan Perwakilan Koopsau II Mayor Pas Agustinus TB.

 

Baca juga:  PERWIRA LANUD RSN LAKSANAKAN OLAHRAGA BERSAMA

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel