Berita

Keindahan Alam Negeri Laskar Pelangi Belitong

Dibaca: 202 Oleh 20 Feb 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Pulau Belitung (Belitong) atau sekarang lebih dikenal dengan sebutan Negeri Laskar Pelangi sebuah pulau yang menjadi tempat dimana Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) HAS Hanandjoeddin berada, merupakan Kepulauan yang berada di timur Pulau Sumatera. Termasuk dalam Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung.

Akses untuk menuju ke Belitung cukup mudah. Anda bisa memilih jenis transportasi yang Anda inginkan, yaitu melalui jalur laut (PELNI) atau jalur udara. Apabila Anda memilih jalur udara, perjalanan menuju ke Belitung dari Jakarta hanya memakan waktu 45 menit – 1 Jam.

Secara administrasi, Pulau Belitung terbagi menjadi dua kabupaten yaitu Kebupaten Belitung, beribukota di Tanjung Pandan dan Kabupaten Belitung Timur, beribukota di Manggar.

Sebagian besar penduduknya, terutama yang tinggal di kawasan pesisir pantai, sangat akrab dengan kehidupan bahari yang kaya dengan hasil ikan laut. Berbagai olahan makanan yang berbahan ikan menjadi makanan sehari-hari penduduknya. Kekayaan laut menjadi salah satu sumber mata pencaharian penduduk Belitung. Sumber daya alam yang tak kalah penting bagi kehidupan masyarakat Belitung adalah timah. Usaha pertambangan timah sudah dimulai sejak zaman Hindia Belanda.

Keindahan pantai Belitung cukup dikenal berkat kesuksesan film Laskar Pelangi. Untuk itu pemerintah setempat serius menggarap sektor pariwisata sebagai salah satu potensi yang menjanjikan. Belitung memiliki banyak pulau-pulau kecil di sekelilingnya yang memiliki keindahan pantai serta formasi bebatuan yang unik ditambah keindahan-keindahan lainnya.

Berikut ini adalah daftar obyek wisata yang ada di Pulau Belitung yang terbagi dalam beberapa kategori. Diharapkan dengan informasi ini akan membantu Anda mengenal lebih jauh tentang Belitung:

Objek Wisata Pantai

Pantai Tanjung Tinggi

Pantai Tanjung Tinggi Belitung terletak di Desa Tanjong Tinggi Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung. Kurang lebih berjarak 31 Km dari pusat kota Tanjung Pandan. Pantai Tanjung Tinggi memiliki sejuta pesona keindahan yang sangat menakjubkan sehingga membuat obyek wisata Belitung ini menjadi andalan dan kebaggaan seluruh masyarakat Belitung.

Memiliki pasir pantai yang putih dan terdapat banyak batu granit dengan berbagai macam bentuk ukuran merupakan ciri khas dan keistimewaan pantai yang juga disebut Pantai Laskar Pelangi ini. Air lautnya yang sangat jernih dan bersih serta relatif tenang, kecuali di bulan Desember karena pengaruh angin barat, memungkinkan sekali bagi siapa saja yang ingin melakukan aktifitas renang atau sekedar bermain-main di tepi pantai.

Pantai Tanjung Kelayang

Pantai Tanjung Kelayang Belitung terletak di desa Keciput, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung kurang lebih 27 Km dari Pusat Kota Tanjung Pandan jika ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun empat, memakan waktu kurang lebih 30 sampai 40 menit saja.

Pantai Tanjung Kelayang merupakan salah satu obyek wisata Belitung yang paling digemari dan memiliki tingkat kunjungan wisatawan yang sangat tinggi.Tak heran jika pantai ini menjadi obyek wisata andalan, khususnya di Kabupaten Belitung.

Di pantai inilah pernah diadakan event akbar di tahun 2011,yaitu Sail Wakatobi Belitong 2011.Waktu itu, setiap hari pantai Tanjung Kelayang selalu dipadati oleh wisatawan, baik lokal maupun luar. Di sekitar kawasan Pantai Tanjung Kelayang ini tersimpan beberapa obyek wisata lain yang tak kalah serunya, seperti Pulau Batu Berlayar, Pulau Pasir, Pulau Burung, Pulau Kepayang, Pulau Lengkuas.

Untuk mengunjungi pulau-pulau tersebut wisatawan harus menyeberangi laut dengan waktu tempuh kurang lebih 15 hingga 30 menit. Sebagai alat transportasinya di Pantai Tanjung Kelayang sudah tersedia perahu tradisional nelayan yang siap untuk disewakan.

Baca juga:  Detasemen Bravo Paskhas Sebagai Peringkat Pertama

Pantai Burung Mandi

Pantai Burung Mandi adalah salah satu objek wisata Belitung Timur yang terletak di Desa Burung Mandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur. Kurang lebih berjarak 20 Km dari pusat Kota Manggar dan 90 Km dari pusat kota Tanjung Pandan.

Pantai yang berlokasi tidak berjauhan dengan Pantai Bukit Batu dan Vihara Dewi Kwan Im San ini merupakan salah satu pantai kebanggaan masyarakat Belitung Timur karena memang pantai ini memiliki keindahan yang sangat menakjubkan, sehingga begitu tingginya jumlah kunjungan wisatawan ke pantai ini.

Keistimewaan yang membuat pantai ini ramai dikunjungi oleh wisatawan adalah hamparan pasir putih nan halus di sepanjang bibir pantai yang memukau. Dengan kondisi yang cukup landai, Anda dapat bertamasya sambil bermain pasir, berlarian, atau menyongsong datangnya ombak yang terhempas ke bibir pantai.

Barisan pohon pinus di sepanjang bibir pantai melengkapi keindahan panorama pantai.pohon pinus ini tentu dapat menjadi tempat berteduh di kala terik mentari menerpa pantai.

Pantai Penyabong

Pantai Penyabong Belitung terletak di Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, kurang lebih 65 Km dari pusat Kota Tanjung Pandan. Salah satu obyek wisata Belitung yang termasuk dalam kategori pantai ini tak kalah keindahannya dengan pantai-pantai lain yang ada di Pulau Belitung.

Hampir setiap pantai di Belitung memiliki keunikan dan ciri khas yang sulit ditemukan pada pantai di seluruh Indonesia. Pantai Belitung memiliki pasir pantai yang putih, halus serta terdapat jejeran batu granit yang unik dan misterius. Keunikan dan keistimewaan pantai di Belitung juga terdapat pada Pantai Penyabong ini. Pasir pantainya begitu putih dan halus, serta banyak terdapat batu-batu granit dengan berbagai macam bentuk dan ukuran.

Bahkan, salah satu batu granit yang terdapat di Pantai Penyabong ini adalah yang berukuran besar, bentuknya pun begitu unik. Di atas batu tersebutlah biasanya wisatawan sering duduk santai sambil menikmati suasana sekitar. Air lautnya pun cukup jernih dan bersih. Sehingga sangat memungkinkan bagi wisatawan yang ingin melakukan aktifitas renang atau sekedar bermain-main di tepi pantai.

Pantai Serdang

Pantai Serdang Belitung Timur juga merupakan salah satu objek wisata Belitung Timur. Sama halnya dengan Pantai Burung Mandi dan Pantai Bukit Batu, lokasinya berada kurang lebih satu kilometer dari pusat Kota Manggar, Kabupaten Belitung Timur.

Pantai Serdang juga terkenal akan keindahannya. Berpasir pantai putih dan halus adalah keisitmewaannya. Air lautnya pun cukup tenang, sehingaga sangat mungkin bagi siapa saja yang ingin melakukan aktifitas renang di sana.

Bila akhir pekan tiba, bahkan hampir setiap hari, pantai ini selalu dikunjungi oleh wisatawan. Bahkan tak sedkit dari mereka yang berasal dari luar Pulau Belitung. Di sana biasanya para wisatawan, melakukan berbagai macam aktifitas, seperti berenang, bermain-main pasir pantai, atau sekedar duduk santai di bawah rimbunnya pohon pinus yang banyak tumbuh di sana.

Perlu juga di ketahui, Pantai Serdang juga merupakan lokasi yang tepat untuk menyaksikan fenomena matahari terbit alias sunrise, karena memang letak pantai kebanggaan masyrakat Kota Manggar ini menghadap ke Timur.

Obyek wisata Pulau

Pulau Batu Berlayar

Pada Pulau ini hanya terdapat beberapa batu granit dan tak terlihat satupun tumbuhan yang hidup di sana. Uniknya di antara beberapa batu granit di sana, ada dua batu granit utama yang berukuran cukup besar dan berbentuk layaknya layer dengan pulau berpasir putih sebagai kapalnya. Atas dasar tersebutlah masyarakat Pulau Belitung menyebutnya dengan Pulau Batu Berlayar.

Baca juga:  Ngurah Rai: Rahajeng Nyanggra Rahina Nyepi 1938

Dengan jarak tempuh yang tak begitu jauh dari daratan utama Pulau Belitung, membuat Pulau Batu Berlayar sering dikunjungi wisatawan. Banyangkan saja untuk mengunjunginya jika dari Pantai Tanjung Kelayang dengan menggunakan perahu tradisional nelayan, hanya membutuhkan waktu kurang lebih liam hingga sepuluh menit saja.

Pulau Kepayang

Pulau Kepayang Belitung juga merupakan objek wisata Belitung yang wajib untuk dikunjungi. Sama seperti mengujungi Pulau Lengkuas, Pulau Pasir, Pulau Batu Berlayar, Pulau Burung, jika ditempuh dari Pantai Tanjung Kelayang untuk mencapainya kurang lebih dalam waktu 15 sampai30 menit saja dengan menggunakan perahu tradisional nelayan.

Berpasir pantai putih dan terdapat jejeran batu granit yang unik adalah ciri khas keindahan pantai dan pulau di Belitung, begitu pun juga dengan Pulau Kepayang. Pasir pantainya pun juga sangat putih, halus, serta dikelilingi oleh beberapa batu granit yang cantik dan unik.

Tepat di sisi depan Pulau Kepayang mata kita akan tertuju kepada sebuah batu granit dengan ukuran lumayan besar. Di sinilah biasanya para wisatawan mangabadikan foto dengan latar belakang batu tersebut. Suatu yang istimewa pada Pulau ini, sehingga bisa menarik wisatawan untuk mengunjunginya, karena di sana merupakan sebagai kawasan penangkaran penyu.

Bagi yang ingin menyaksikan penyu, terlebih dahulu haruslah mengisi buku tamu yang telah disediakan oleh petugas jaga.

Pulau Lengkuas

Pulau Lengkuas Belitung merupakan pulau kecil nan indah yang terletak di Belitung Barat. Pulau yang luasnya tak lebih dari satu hektar ini, sudah sangat dikenal sebagai pulau yang memiliki keindahan alami. Sehingga tak heran hampir setiap hari pulau ini sering dikunjungi oleh wisatawan.

Sama halnya seperti Pantai Tanjung Tinggi dan Pantai Tanjung Kelayang, di sekitar Pulau Lengkuas pun dihiasi oleh jejeran batu-batu granit yang tersusun rapi. Namun ukurannya sedikit lebih kecil dibanding yang terdapat di Tanjung Tinggi.

Sebuah mercusuar tinggi, yang berdiri kokoh, menambah indahnya suasana, dan tentunya ini merupakan daya tarik tersendiri yang dimiliki untuk memikat wisatawan berbondong-bondong mengunjunginya.

Sedikit mengulas informasi mengenai mercusuar, bahwa dulu bangunan ini dibangun oleh bangsa kolonial Belanda pada tahun 1882 saat berada di Pulau Belitung. Di mana tujuan dibangunnya untuk difungsikan sebagai pemandu kapal yang melintasi perairan Belitung

Pulau Burung

Disebut Pulau Burung karena berada tepat di sisi depan pulau ini terdapat sebongkahan batu yang menurut masyarakat Belitung berbentuk unik, seperti kepala burung. Dengan keunikan itulah, tak sedikit wisatawan sengaja mengunjungi dan berfoto dengan latar belakang batu berbentuk seperti kepala burung tersebut.

Pantai di sekitar Pulau Burung Belitung rata-rata mempunyai pasir putih dan halus. Air laut pun cukup jernih dan sangatlah bersih. Bila air laut sedang surut, wisatawan bisa menuju bongkahan batu burung dengan hanya berjalan kali mengarungi air laut. Namun, harus sedikit hati-hati, di sepanjang perjalanan, terdapat batu-batu karang yang tajam.

Di sisi lain Pulau Burung ada satu titik lokasi yang hampir tidak memiliki batu karang. Rata-rata memiliki dasar laut dengan pasir putih halus, sehingga sangat memungkinkan bagi wisatawan untuk melakukan aktifitas renang tanpa takut terkena batu karang yang tajam. Sedangkan pada sisi dalam Pulau Burung terdapat beberapa bungalow yang berdiri di antara pepohanan kelapa dan bisa dijadikan untuk tempat beristirahat.

Baca juga:  ANGGOTA TNI AU MEDAN IKUT EVAKUASI KORBAN BANJIR

Bagi yang suka berjelajah dan hunting foto, tak ada salahnya untuk mengitari Pulau Burung karena begitu banyak titik objek yang wajib diabadikan dengan kamera.

Obyek wisata lainnya yaitu Air Terjun Gurok Beraye. Air Terjun Gurok Beraye Belitung adalah salah satu tempat wisata Belitung yang berada di Desa Kacang Botor, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, kurang lebih berjarak 32 Km dari pusat Kota Tanjung Pandan. Pada Air Terjun Gorok Beraye tidak tampak fenomena air yang terjun bebas ke bawah layaknya air terjun pada umumnya, melainkan hanya air yang mengalir di antara sela-sela batu, namun masyarakat belitung lebih suka menyebutnya menyebutnya air terjun.

Selanjutnya yaitu Vihara Dewi Kwan Im. Vihara Dewi Kwan Im Belitung Timur terletak di Desa Burung Mandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, tidak begitu jauh dari lokasi Pantai Burung Mandi dan Pantai Bukit Batu. Terdapat sebuah obyek wisata yang jarang terlewatkan untuk dikunjungi oleh wisatawan jika sedang berlibur di PulauBelitung. Obyek tersebut adalah Vihara Dewi Kwan Im Belitung Timur. Vihara Dewi Kwan Im Belitung Timur ini merupakan obyek wisata Belitung yang termasuk dalam kategori obyek wisata sejarah, karena memang bangunan ini memiliki nilai-nilai sejarah yang tinggi bagi Pulau Belitung.

Menurut sejarah, Vihara Dewi Kwan Im dibangun pada tahun 1747 yang berawal dari ditemukannya patung Buddha Bodhisttwa di Pantai Burung Mandi oleh seoarang nelayan setempat. Sebagaimana dengan fungsinya, sejatinyaVihara ini adalah merupakan tempat beribadah bagi penganut agama Budha. Namun seiring berjalannya waktu, kini bangunan tua bersejarah ini juga dijadikan sebagai obyek wisata.

Tak ketinggalan juga SD Muhammadiyah Laskar Pelangi. SD Muhammadiyah Laskar Pelangi Belitung Timur adalah salah satu objek wisata Belitung yang berada di Kecamatan Gantung (Gantong), Kabupaten Belitung Timur yang hanya beberapa kilometer saja dari Bendungan Pice.

Replika SD Muhammadiyah atau yang sering di sebut SD Laskar Pelangi ini dibangun untuk keperluan film Laskar Pelangi yang dianggkat dari salah satu novel karangan Andrea Hirata. Terletak diatas bukit pasir dan berdekatan dengan sebuah danau yang mempunyai dermaga, terlihat kayunya sudah lapuk, membuat tempat ini begitu eksotis. Ditambah lagi kondisi pada bangunan yang memiliki banyak lubang pada dinding, atap yang bocor sana-sini dan terdapat kayu penyangga, sebagai penahan dinding yang hampir roboh, sehingga membuat bangunan replika SD Muhammadiyah terkesan kuno.

Akibat film Laskar Pelangi, Pulau Belitung menjadi terkenal dan banyak sekali wisatawan yang berwisata untuk mengunjungi beberapa lokasi film Laskar Pelangi seperti Pantai Tanjung Tinggi, Pulau Batu Belayar, dan juga replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi Belitung Timur ini.

Hampir setiap hari SD Laskar Pelangi ini selalu dikunjungi oleh wisatawan, biasanya mereka hanya sekedar melihat-lihat bangunan serta sibuk untuk berfoto-foto.

Yang terakhir yairu Museum Kata Andrea Hirata yang didirikan oleh penulis novel best seller tetralogi Laskar Pelangi, Andrea Hirata, yang dengan kehadiran novel tersebut turut menduniakan Pulau Belitung.

Museum ini berisi hasil karya Andrea Hirata, foto-foto film laskar Pelangi, dan novel-novel karya Andrea Hirata yang telah mendunia dan diterjemahkan dalam berbagai bahasa.(Pentak Ash)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel