Berita

KEJUARAAN INTERNASIONAL TERJUN PAYUNG

Dibaca: 19 Oleh 26 Mei 2010Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

KASAU TUTUP KEJUARAAN INTERNASIONAL TERJUN PAYUNG

 

Setiap kejuaaran tidak tergantung oleh PB. FASI pusat, akan tetapi dari Pemerintah Daerah mana yang ingin tampil untuk menjadi tuan rumah dengan dibantu oleh para pengusaha untuk mempromosilkan produknya. Demikian penjelasan Kasau Marsekal TNI Herman Prayitno ketika menjawab pertanyaan wartawan pada penutupan “International Open Parachuting Championship” Indonesia satu 2007 di kawasan Mega Mas Boulevard, Manado Sulawesi Utara. Kamis (7/6).

 

Dalam sambutannya Kasau mengatakan. Semangat dan dedikasi yang ditunjukan selama kejuaraan berlangsung terbukti telah menorehkan beberapa prestasi yang tidak mengecewakan. Terutama penyelenggaraan ini telah menyedot perhatian masyarakat sulawesi Utara khususnya kota Manado.

 

Kejuaraan ini disamping untuk menguji para atlet terjun payung di tanah air, juga dapat dijadikan moment bagi para peterjun yang datang dari berbagai negara untuk saling bertukar informasi mengenai perkembangan olah raga terjun payung dunia. Untuk para peterjun di Indonesia diharapkan dapat menggali banyak hal dalam upaya perkembangan olah raga di tanah air khususnya olah raga terjun payung.

Baca juga:  Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 10/D II Lanud Dhomber Kunjungi YKI Kota Balikpapan

 

Perkembangan terjun payung dunia dari segi teknis dan prestasi sudah sangat luar biasa majunya. Dalam kerjasama di udara prestasi terbaik kita hanya mampu sepuluh formasi sedangkan juara dunia mencapai tiga puluh formasi.

 

Sementara Gubernur Sulut Drs. S.H. Sarundajang sangat merasa puas atas terselenggaranya kejuaraan tersebut berkat pengalaman panitiya, terutama juga dengan antusiasnya dari masyarakat Manado yang sangat mendukung, karena Sulut juga mempunyai atlet terjun payung yang legendaris dan kegiatan ini akan menjadi kalender pemda untuk mendukung pariwisata di Sulawesi Utara.

 

Kejuaraan terjun payung ini diikuti oleh peserta dari luar negeri diantaranya Australia, Inggris, Malaysia, Singapura dan Belanda. Sementara untuk juara satu kerja sama diudara dari tim Australia, kedua TNI AU (Riua), ketiga tim Garuda DKI Jakarta. Ketepatan mendarat perorangan putri juara satu Endang Dwi (Sulut), kedua Ratna Sari (Sulut), ketiga Eka Sari (Kaltim). Ketepatan mendarat perorangan putra, pertama Kalengkongan TNI AU (Jateng), kedua Peterus TNI AU (Jateng), ketiga M Khalik TNI AD (Kopassus). Ketepan medarat beragu putri juara pertama tim Sulut, kedua tim Sumsel, ketiga tim Kaltim. Ketepatan mendarat beregu putra juara satu tim TNI AD (Kopassus), kedua tim Yogyakarta, ketiga tim TNI AL.

Baca juga:  Danlanud Mengikuti Apel Gabungan Gelar Pasukan TNI-Polri, Dalam Rangka Pengaman Kunker Panglima TNI dan Kapolri di Wilayah Kab. Mimika

 

Penerjunan dilakukan didua tempat yaitu ketepatan mendara perorangan dan beragu dilakukan di kawasan Mega Mas Boulevard dan kerjasama di udara dolakukan di Pangkalan TNI AU Samratulangi dengan didukung oleh pesawat TNI AU berupa CN-235 dengan jumlah sorti sebanyak 38 sorti, C-130 hercules satu sorti dan BO-105 Polri sebanyak sembilan sorti. Hadir pada acara tersebut para pejabat Mabes TNI AU, Dan Lanal Bitung, Kapolda Sulut serta para pejabat Pemprov Sulut.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel