TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Kejurda Aeromodelling ke-VIII Jatim, di buka di Lanud Iswahjudi

kajurda_3

TNI AU.  Kejuaraan Aeromodelling tingkat daerah Jawa Timur akan digelar Jumat (3/8) di Lanud Iswahjudi Madiun. Kejurda Aeromodeling ini akan dilaksanakan selama 3 hari mulai Jumat (3/8) sampai dengan Minggu (5/8). Panitia lomba Peltu Bambang dari Satuan Binpotdirga (Pembinaan potensi Dirgantara) Lanud Iswahjudi mengatakan “Kejuaraan ini akan di ikuti tidak kurang dari 450 atlet dari beberapa daerah di jawa Timur. Kita akan melombakan kelas OHLG (On Hand Launcher Gleder), F1H (A1) dan F1A (A2).” Tegasnya.

Daerah yang sudah menyatakan siap menyertakan atletnya ada 19 daerah. Antara lain Kota Madiun, kabupaten Madiun, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Jombang, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Tulung Agung, Lamongan, Madura, Pasuruan, Sidoarjo, Trenggalek dan Nganjuk. Mereka hari ini memasuki Lanud Iswahjudi dan diberikan fasilitas mess untuk penginapan dan melaksanakan lomba di grass trip dan apron Skadron 14 Lanud Iswahjudi.

Sistem yang akan dilombakan berdasarkan kelompok Sekolah dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan umum. Sistem lomba berdasarkan ukuran pesawat (OHLG: dengan ukuran pesawat 70-80 Cm), (A1 dan A2 : dengan pesawat lebih besar ukuran 150 cm.) lemparan dilakukan berdasarkan kesepakatan panitia dengan persetujuan peserta. Sedangkan penilaian berdasarkan peserta yang dapat menerbangkan pesawat lebih lama dialah pemenangnya. “oh ya sebagai bahan dasar pembuatan pesawat berasal dari kayu basa dan dibuat sendiri handmade.” Tambah Peltu Bambang.

“Tujuan diadakanya kejuaraan Aeromodeling tingkat daerah ini adalah untuk mencari atlet-atlet berbakat yang nantinya akan dikirim untuk mewakili jawa timur di tingkat nasional. Dan nanti pada akhir bulan September 2018 Lanud Iswahjudi juga akan menjadi tempat diselenggarakanya kejuaraan Nasional Aeromodeling.” Jelas Mayor Tek Sujianto selaku Pjs Binpotdirga. Masih Menurut Sujianto Fasida Magetan juga akan mengirimkan atletnya yang sudah taraf nasional saudari Suciari dari (Fasida Magetan) imbuhnya.

Pada saat dilaksanakan angin berembus cukup kencang hal ini merupakan tantangan bagi para atlik. “ Kecepatan angin mencapai 9 knot,” terang ketua panitia Arif Eko Wicaksono. Bagi pemenang akan mendapatkan tropi dan piagam.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Kejurda Aeromodelling ke-VIII Jatim, di buka di Lanud Iswahjudi