Berita

Kekuatan Angkatan Udara Menjadi Bargaining Power

Dibaca: 9 Oleh 19 Mei 2013Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

TNI Angkatan Udara merupakan salah satu komponen pertahanan negara yang terus tumbuh berkembang seiring dengan dinamika pembangunan nasional dan perkembangan lingkungan strategis. Kekuatan Angkatan Udara merupakan salah satu komponen kekuatan yang dapat menjadi ”bargaining power” dalam upaya menyelesaikan konflik antar negara.

Demikian sambutan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia dalam upacara Tujuhbelasan bulan Mei yang dibacakan Wakil Asisten Operasi Kasau Marsma TNI Abdul Muis di Mabesau, Cilangkap, Jum’at (17/5).

Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tertulis dalam UU RI Nomor : 34 Tahun 2004 tentang TNI, maka kebijakan yang ditempuh TNI Angkatan Udara yakni ”Minimum Essensial Force” yang merupakan jawaban tepat untuk dilaksanakan. Diharapkan, melalui pelaksanaan Renstra 5 tahunan, pertumbuhan dan perkembangan TNI Angkatan Udara kedepan mampu mewujudkan kekuatan tersebut.

Dikatakan, dalam Latihan Gabungan TNI Tahun 2013 yang merupakan tolok ukur dari hasil pembinaan kesiapan operasional setiap matra, TNI Angkatan Udara melaksanakan peran, tugas dan fungsinya yang diemban dengan melibatkan personel maupun alutsistanya. Untuk itu, Latihan Gabungan TNI tersebut sebagai referensi dan pedoman dalam pelaksanaan tugas-tugas mendatang yang nantinya akan melibatkan jajaran TNI Angkatan Udara sebagai komponen pertahanan negara di udara.

Baca juga:  Pesawat Tempur Sergap Su 27/30 TNI AU Paksa Mendarat Pesawat Intai Musuh

”Kepada seluruh personel TNI AU, ditekankan untuk menerapkan budaya safety pada setiap pelaksanaan tugas yang akan dilaksanakan. Budaya safety tersebut, dapat dilakukan secara perorangan, tim maupun kedinasan yang muaranya mengarah pada upaya seminimal mungkin mencegah terjadinya accident dan incident”, tegas Kasau.

Menurutnya, personel TNI AU dituntut memiliki wawasan luas, pemikiran dewasa dan mampu mengendalikan emosi, sehingga tidak berbuat negatif yang merugikan diri sendiri, orang lain maupun kedinasan. Dalam kehidupan bermasyarakat, hindari narkoba maupun minuman keras yang merupakan pemicu perbuatan negatif yang menjurus kepada indisipliner sebagai seorang prajurit TNI.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel