Berita

“Kelompok Penyerang” Lanud Ats Berhasil Dilumpuhkan

Dibaca: 37 Oleh 26 Jan 2018Tidak ada komentar
“Kelompok Penyerang” Lanud Ats Berhasil Dilumpuhkan
#TNIAU 

TNI AU. Sejak bulan September 2017, diperoleh informasi adanya kelompok bersenjata yang telah tinggal dan menyusup diperkampungan sekitar Lanud Ats dengan menyamar sebagai pendatang yang ahli dalam bidang pengobatan. Kelompok tersebut di duga memiliki sekitar 50 senjata campuran laras panjang dan pistol standar maupun beberapa pucuk senjata rakitan. Kemudian sekitar Minggu ke dua bulan September 2017, diperoleh informasi tentang kedatangan dua mobil box warna putih, menurunkan kotak warna coklat sebanyak 12 kotak yang diduga berisi senjata dan amunisi. Dan pada bulan Desember 2017, mereka telah melakukan pertemuan dengan penyandang dana dan pengatur strategi di salah satu rumah warga. Setelah dilaksanakan elisitasi terhadap beberapa warga sekitar kediaman kelompok bersenjata tersebut diperoleh informasi bahwa mereka akan melakukan penyerangan terhadap alutsista helikopter dan menguasai Lanud Ats.

Pada Kamis, (25/1/2018) pagi, kelompok bersenjata yang diperkirakan sebanyak 1500 orang terdiri dari gabungan masayarakat sekitar yang sudah tergalang oleh kelompok bersenjata tersebut dengan kekuatan 50 pucuk senjata laras panjang standar dan rakitan, telah bergerak menuju Lanud Atang Sendjaja menuju Pos Bojong. Beberapa menit kemudian diperoleh informasi bahwa mereka telah berada di pos Bojong dan siap melaksanakan penyerangan.

Baca juga:  Danlanud Abd Tutup Survival Dasar Bima Sakti

Menyikapi kondisi tersebut, pasukan Lanud Ats dibantu pasukan dari Kompi C Paskhas dan Wing Pendidikan Umum (Wingdikum) yang sedang bertahan mendapat serangan dari kelompok bersenjata. Pertempuran tidak dapat dielakan, terjadi saling tembak menembak antara kelompok bersenjata dengan pasukan gabungan Lanud Ats. Namun dengan kemampuan tempur yang dimiliki personel gabungan Lanud Ats dan didukung dengan persenjataan yang lengkap, akhirnya kelompok bersenjata berhasil dipukul mundur dengan meninggalkan beberapa korban yang tertembak. Sementara dari pihak pasukan gabungan Lanud Ats semuanya aman, tidak ada korban jiwa akibat tertembak.

Itulah skenario pelaksanaan latihan pertahanan pangkalan (Hanlan) yang dilaksanakan oleh Lanud Atang Sendjaja, selama dua hari sejak kemarin, yang puncaknya pada latihan perebutan pangkalan dengan skenario yang dibuat sedemikian rupa seperti situasi perang yang sesungguhnya sehingga anggota Lanud Ats belajar menghadapi situasi yang sulit khususnya mempertahankan pangkalan secara benar.

Sebelum Latihan Pertahanan Pangkalan, dilaksanakan Apel Pagi yang dipimpin oleh Komandan Wing 4 Lanud Ats, Kolonel Pnb Bambang Juniar Djatmiko, S.Sos. Dalam arahannya, mengingatkan setiap personel agar memperhatikan kemanan diri selama latihan berlangsung. “Perhatikan keamanan masing-masing, karena kalian saat ini memegang senjata, sehingga perhatikan unsur pengamanan dan jaga keamanan diri, juga senjata yang digunakan, agar selama pelaksanaan latihan dapat berjalan dengan baik dan aman”, jelas Kolonel Pnb Bambang Juniar Djatmiko, S.Sos.

Baca juga:  Mabesau Peringati Hari Kesaktian Panca Sila

“Latihan Hanlan yang dilaksanakan, selain untuk menguji Protap pertahanan pangkalan Lanud Ats sehingga dapat diketahui kekurangan dan kelebihannya, juga bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan bagi anggota Lanud Ats dalam melaksanakan pertahanan pangkalan”, ungkap Kadisops Lanud Ats, Kolonel Pnb Muzafar, S.Sos, M.M.

Latihan hanlan diakhiri dengan konsolidasi seluruh pasukan di Main Appron Lanud Ats yang bertujuan untuk melakukan evaluasi dan pengecekan kelengkapan, baik personel maupun peralatan yang digunakan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel