Berita

Keluarga Besar Lanud Wiriadinata Harus Bijak dan Dewasa dalam Penggunaan Medsos

KELUARGA BESAR LANUD WIRIADINATA HARUS BIJAK DAN DEWASA DALAM PENGGUNAAN MEDSOS
#TNIAU 

TNI AU. Melihat kejadian yang sedang hangat, tentang beberapa anggota TNI yang mendapatkan hukuman disiplin akibat ulah istri yang mengunggah komentar negatif atas penusukan Menko Polhukam Dr.H.Wiranto, S.H., S.IP., M.M., Lanud Wiriadinata menggelar Jam Komandan di Gedung Rukandi Lanud Wiriadinata, Senin (14/10).

Jam Komandan ini diprakarsai oleh Komandan Lanud Wiriadinata Letkol Pnb M. Pandu Adi Subrata, S.H., yang diikuti oleh Ketua Pia Ardhya Garini Cabang 7/ D.I. Ny. Anita Pandu dan seluruh keluarga besar Lanud Wiriadinata baik Anggota Militer maupun Pegawai Negeri Sipil beserta para istri.

Danlanud Wiriadinata mengatakan dalam pengarahannya bahwa maksud dan tujuan digelarnya kegiatan ini, agar seluruh keluarga besar Lanud Wiriadinata dapat bijak dan dewasa dalam Penggunaan Media Sosial, sehingga tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan dan dapat merugikan, baik itu diri pribadi, keluarga dan Instansi serta seluruh unsur yang terlibat.

“Kita ini harus lebih menyadari, bahwa pekerjaan kita ini di instansi TNI khususnya TNI AU, yang mana kita bagian dari pemerintahan yang harus mengikuti kebijakan politik Negara yang menganut, dimana peran, fungsi dan tugasnya TNI berperan sebagai alat Negara dibidang pertahanan yang dalam menjalankan tugasnya berdasarkan kebijakan dan keputusan Negara,” kata Danlanud Wiriadinata.

Lebih lanjut Danlanud Wiriadinata menyampaikan perintah dari Kasau dalam rangka pengamanan informasi dan penggunaan media sosial di lingkungan TNI AU seperti Youtube, Fecebook, Instagram, Line, Whatsapp, Twitter dan lain-lain, ditekankan kembali hal sebagai berikut: Pertama, Informasi, dokumen dinas yang bersifat rahasia tidak dibenarkan dikomunikasikan melalui media sosial. Kedua,  Medsos tidak digunakan sebagai sarana untuk menjatuhkan, menyudutkan pihak tertentu baik dalam kedinasan meupun diluar dinas. Ketiga, Medsos tidak digunakan untuk menyebarkan paham, opini, yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku baik di wilayah NKRI maupun di lingkungan TNI/ TNI AU. Keempat, Menghimbau Prajurit dan PNS TNI AU agar tidak mudah membagikan atau mengirim berita, foto, video, di media sosial tanpa seizin atasan atau Komandan masing-masing. Lima, segala bentuk pelanggaran terhadap ketentuan dalam telegram ini akan diberikan sanksi hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Harapan saya, agar keluaraga besar Lanud Wiriadinata tidak terkena masalah yang disebabkan oleh tidak bijaknya dalam penggunaan medsos, jadikan Suami-Istri itu sebagai pakaian yang mempunyai peran dan fungsi untuk menutupi cacat atau aib, melindungi pengaruh buruk dari luar, perhiasan bagi yang mengenaknnya, lambang keperibadian dan status sosial serta citra diri dan simbol kedudukan,” pungkas Danlanud Wiriadinata.

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel