Berita

Keluarga Muspusdirla Berbagi Ilmu Usai Sholat Dhuha

Dibaca: 8 Oleh 16 Des 2015Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Berwudhu merupakan syarat sah shalat sehingga jika mengerjakan shalat tetapi tidak berwudhu terlebih dahulu, maka shalat yg dikerjakan akan sia-sia. Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Kamuspusdirla) Yogyakarta, Letkol Sus Drs. Taibur Rahman menjelaskan hal tersebut dalam tauziyahnya usai sholat Dhuha di Mushola Muspusdirla, Rabu (16/12).

Kamuspusdirla menerangkan, Allah Ta’ala memerintahkan orang-orang beriman untuk berwudhu terlebih dahulu sebelum menunaikan shalat. Wudhu, terangnya adalah membasuh bagian tertentu yang ditetapkan dari anggota badan dengan air dengan niat membersihkan hadast sebagai persiapan menghadap Allah Ta’ala untuk mendirikan shalat.

Masalah wudhu, tambah Kamuspusdirla telah dijelaskan Allah dalam firman-Nya di Qur’an Surat Al Maidah ayat 6, yang artinya Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Baca juga:  NDRAPATI CUP 2014, SARANA MENGAKRABKAN PERWIRA LANUD HALIM P.

“Untuk mendapatkan shalat yang sah tentu saja terlebih dahulu kita harus menyempurnakan wudhu kita,” tegas Kamuspusdirla mengakhiri tauziyahnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel