Berita

KEMAH PRAMUKA “TADABUR ALAM” SMP/SMA SE-SUBANG DI LANUD SURYADARMA

Dibaca: 53 Oleh 11 Okt 2010Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Pangkalan TNI AU (Lanud) Suryadarma, Kaliijati melalui Seksi Pembinaan Potensi Dirgantara (Binpotdirga) menyeleggarakan perkemahan Saka Dirgantara bagi siswa-siswi SMP dan SMA sederajat se-Kabupaten Subang, Jumat (9/10). Perkemahan dilaksanakan di areal Hanggar C, Lanud Suryadarma selama tiga hari ke depan tanggal 9-11 Oktober 2010 mendatang, ditandai upacara pembukaan oleh Kepala Kwartir Pramuka Daerah Kabupaten Subang yang juga Wakil Bupati Subang Ojang Sohandi S.TP. Msi. Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Lanud Suryadarma Kol Pnb Irwan Is. Dunggio, S.Sos., Para Kepala Dinas lanud Suryadarma, pembina pramuka, camat Kalijati dan undangan lainnya

 

Dalam laporannya kepada pembina upacara, Ketua Panitia Mayor Sus Sulaeman S.Ag., menyampaikan tujuan perkemahan antara lain memberikan kegiatan positif bagi generasi muda Subang juga menumbuhkan sikap cinta tanah air. Ditambahkan perkemahan diikuti oleh sekitar 435 peserta pramuka dengan 50 orang pembina Pramuka dengan materi perkemahan meliputi training ESQ, jurit malam, lintas alam, tali-temali, kecakapan, morse juga beberapa lomba seperti PBB, Aeromodelling, lari estafet dan browing internet.

Baca juga:  Personel Skadron Udara 11 Lanud Sultan Hasanuddin Adakan Rapid Test Covid-19

 

Dalam sambutannya Pembina Upacara Ojang Sohandi mengatakan Pramuka bukanlah milik organisasi politik untuk untuk mencapai tujuannya serta bukanlah organisasi stuktural di Pemerintahan Kabupaten yang memiliki dana operasional. Pramuka haruslah semata-mata untuk membangun generasi muda bangsa yang tangguh sehingga mampu menjawab tantangan jaman ke di masa depan. Ditambahkan, “Anggota Pramuka penampilannya harus keren, gagah, cool, ganteng dan cantik sehingga menarik orang untuk menjadi Pramuka, selain itu harus berilmu sehingga mampu menguasai teknologi, tidak seperti anggota Pramuka jaman dulu”, ujar Pembina Upacara.

 

Wakil Bupati juga menyinggung mengenai empat kinerja sebagai sarana mencapai keberhasilan dalam hidup yaitu kinerja keras artinya bekerja keras, kinerja cerdas yaitu bekerja dengan berdasarkan akal sehat, kinerja tuntas artinya menuntaskan pekerjaan, tidak buang-buang waktu dan terakhir kinerja ikhlas, bekerja dengan tulus ikhlas untuk mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat. Ditambahkan saat ini terdapat empat penyakit sosial yang berkembang di masyarakat yaitu kuman artinya kurang beriman, kudis maksudnya kurang disiplin, kurap artinya kurang rapi dan kutil berarti kurang teliti. Keempat penyakit masyarakat tersebut merupakan pengaruh perkembangan jaman yang perlu dilawan dengan meningkatkan keimanan dan kepercayaan baik pada pemerintah maupun Tuhan Yang Maha Kuasa, meningkatkan sikap hidup disiplin, kerapian dan ketelitian, agar dalam kehidupan, bekerja dan bermasyarakat kita menjadi orang berkualitas.

Baca juga:  Idul Fitri Ajang Prajurit Saling Memaafkan

 

Usai upacara diadakan peragaan aeromodeling dari personel Pramuka Saka Dirgantara Lanud Abdurahman Saleh Malang, Jawa Timur, kemudian peninjauan lokasi perkemahan oleh para pejabat serta kegiatan awal beberapa jenis perlombaan bagi peserta Pramuka.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel