Berita

Kemahiran menembak Syarat mutlak Personel Lanud Ranai

Dibaca: 6 Oleh 01 Jul 2010Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Prajurit TNI AU Ranai Ranai melaksanakan latihan menembak di Lapangan tembak Lanud Ranai, Selasa, (29/06). Latihan dilaksanakan selama 3 hari, hari pertama menembak dengan senjata pendek (pistol), hari kedua dan ketiga menembak dengan senjata laras panjang.

Latihan menembak Semester I triwulan II tahun 2010 ini adalah merupakan program kerja (Pokja) Seksi Keamanan dan Pertahanan Pangkalan (siekamhanlan) dibantu oleh Seksi Senjata, latihan juga diikuti oleh personel perwira, Bintara, Tamtama Lanud Ranai dan personel Satrad 212 Ranai.

Kepala Seksi Kamhanlan, Lettu Lek Sunaryo dalam penekanannya sebelum latihan dimulai, mengingatkan kepada seluruh anggota Lanud Ranai untuk mengutamakan faktor-faktor keamanan sefety baik terhadap senjata maupun di lingkungan sekitar sehingga latihan menembak ini dapat berjalan dengan baik dan lancar tanpa ada masalah ataupun hal-hal yang tidak diinginkan bagi seluruh anggota.

Dalam latihan personel Lanud Ranai menembak senjata laras panjang menggunakan jenis SS -1 Amunisi yang digunakan sebanyak 33 butir dengan rincian 3 butir peluru untuk percobaan, 10 butir sikap tiarap, 10 butir sikap duduk dan 10 butir sikap berdiri untuk perkenaan jarak tembak 100 meter.

Baca juga:  PERINGATAN TAHUN BARU ISLAM I MUHARRAM 1433 H DI LANUD PEKANBARU

Kemahiran seorang prajurit TNI khususnya TNI AU merupakan syarat mutlak sebagai prajurit TNI khususnya TNI AU dalam mendukung kesiapan Personel Lanud Ranai sebagai Pangkalan Operasi baik pada masa damai ataupun masa perang, oleh sebab itu perlu kiranya dilakukan secara rutin dan berkala dilakukan latihan menembak untuk seluruh Prajurit TNI AU khususnya Lanud Ranai agar kemahiran dalam menembak untuk setiap Prajurit dapat lebih baik.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel