Berita

Kemandirian Alutsista Menjadi Langkah Penting Mengurangi Ketergantungan

Dibaca: 15 Oleh 10 Jun 2015Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Selaku komponen utama pertahanan negara, TNI Angkatan Udara dituntut untuk terus meningkatkan kesiapan operasional alutsista dan material pendukungnya. Dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut, kemandirian alutsista dengan memberdayakan industri pertahanan nasional menjadi langkah penting yang harus ditempuh guna mengurangi ketergantungan kebutuhan alutsista pada negara lain.

Demikian sambutan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriatna pada acara penandatanganan nota kesepakatan penelitian, pengembangan dan pembuatan alat utama sistem senjata dan pendukungnya antara TNI dengan 10 mitra strategis pertahanan di Auditorium Denma Mabesau, Cilangkap Selasa (9/6).

“Pengadaan alat perlengkapan pertahanan kemanan, kita harapkan dapat menjamin pemenuhan, baik yang terkait kesejahteraan prajurit dan penyediaan alutsista maupun upaya membangun TNI sebagai kekuatan yang disegani’’, kata Kasau.

Dikatakan, untuk mewujudkan pengadaan alat peralatan pertahanan dan keamanan, konsep pengadaan bukan hanya sekedar memenuhi kekuatan pokok minimum namun harus ditujukan untuk membangun kekuatan TNI, khususnya Angkatan Udara sebagai sebuah kekuatan yang disegani dengan tetap mengedepankan kemandirian industri pertahanan.

Baca juga:  Kohanudnas Laksanakan Latihan Hanud Pasif

Penandatanganan naskah kerjasama dengan 10 mitra industri strategis tersebut dihadiri oleh Koorsahli Kasau Marsda TNI DR. Usra Hendra Harahap, M.Si. Irjenau, Marsda TNI Sumarno. Aslogau, Marsda TNI Much Nurullah. S.IP, Asrena Kasau Marsda TNI Muhamad Syafii. M.Sc, serta para Kepala Dinas di jajaran TNI Angkatan Udara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel