Berita

Kenaikan Pangkat Personel TNI AU di Pangkalan Udara Protokoler

Dibaca: 321 Oleh 04 Okt 2016Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Udara, terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2016 tujuh puluh lima prajurit bintara dan tamtama TNI AU yang berdinas di Lanud Halim Perdanakusuma memperoleh kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Komandan Lanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Sri Mulyo Handoko, S.IP., M.AP., secara resmi menyematkan tanda pangkat baru kepada Serda Eko Prayitno, perwakilan bintara dan Prada Yuli Indrawan M., perwakilan tamtama dalam upacara kenaikan pangkat, Senin, (3/10) di taxy way echo Lanud Halim Perdanakusuma. Sementara dua puluh perwira yang naik pangkat, laporan korps kenaikan pangkatnya dilaksanakan di hanggar Skadron Udara 17, setelah upacara kenaikan pangkat anggota.

Danlanud Halim Perdanakusuma Marsma TNI Sri Mulyo Handoko, S.IP., M.AP., menyatakan, kenaikan bagi para prajurit bukanlah sesuatu hal diperoleh secara otomatis, namun merupakan wujud dari sebuah totalitas perjuangan sekaligus bukti pengabdian dan kinerja para prajurit di dalam dan di luar satuan “Maka dari itu, kepada segenap anggota yang baru naik pangkat, saya berharap jadikanlah diri kalian sebagai prajurit-prajurit yang membanggakan bagi keluarga, bapak buah dan satuan. Arahkan diri kalian agar menjadi pribadi-pribadi yang cekatan, bertanggung jawab, tahan banting, bersemangat dan tidak mudah tergoda oleh lingkungan yang menjerumuskan kalian pada tindakan indisipliner”, ujar Marsma TNI Sri Mulyo Handoko.

Baca juga:  SYUKURAN HUT PIA AG KE-51

Sementara itu dalam laporan korps kenaikan pangkat perwira Danlanud menyampaikan “Kenaikan pangkat diberikan kepada setiap prajurit bertujuan untuk menciptakan keseimbangan, keserasian dan keselarasan dalam perlakuan norma-norma pembinaan karier prajurit dengan sasaran terwujudnya ketertiban dan keseimbangan organisasi guna tercapainya profesionalitas keprajuritan berdasarkan tugas dan perannya. Ditambahkan kenaikan status pada hekekatnya mengandung dua konsekuensi di satu pihak bertambah (tanggung jawabnya) dan di lain pihak berkurang (seperti waktunya untuk keluarga). Untuk itu, pandai-pandailah membagi waktu agar segala sesuatunya dapat dijangkau dengan baik”, tegas Danlanud.

Dengan posisi Lanud Halim Perdanakusuma yang berada di ibukota Negara DKI Jakarta serta menyandang empat predikat yaitu Lanud induk, Lanud operasi, Lanud protokoler dan insub bagi satuan-satuan TNI AU lainnya di Jakarta tentu membuat dinamika kegiatannya beragam dan dinamis. Sehubungan dengan keberadaannya di ibukota, Danlanud berpesan kepada anggota yang naik pangkat agar tetap waspada dan tidak terpengaruh bahaya buruk lingkungan kota seperti narkoba, perkelahian, asusila, konsumerisme dan lainnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel