Berita

Kepala Staf Koopsau II Mengambil Apel Khusus

DSC_4005
#TNIAU #TNI-AU

TNI AU.  Memasuki tahun baru 2019 Kepala Staf Koopsau II Marsekal Pertama TNI Age Wiraksono  mengambil Apel Khusus bagi Personel Makoopsau II bertempat di ruang Lobbi Makoopsau II Makassar.  Rabu (2/1). Apel Khusus tersebut diikuti oleh Para Asisten, Para Staf Ahli, Para Kepala, Komandan Satuan dan Para Perwira, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil yang bertugas di Markas Koopsau II.

Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M.  dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Age Wiraksono mengucapkan “selamat tahun baru 2019 semoga tahun 2019 menjadi periode pengabdian yang lebih baik, lebih semangat, lebih serius, serta dipenuhi berbagai kesuksesan dan prestasi yang membanggakan.” Kasau juga mengucapkan “selamat hari Natal kepada umat Kristiani TNI Angkatan Udara, semoga peringatan Natal memberikan berkah kedamaian dan kebahagiaan kepada TNI Angkatan Udara, bangsa dan negara.”

Lebih lanjut Kasau menyampaikan apresiasi secara khusus atas keberhasilan TNI Angkatan Udara mencapai kondisi “zero Accident” pada tahun 2018, prestasi ini adalah bukti keberhasilan personel TNI Angkatan Udara dalam menjauhkan diri dan organisasi dari perilaku yang tidak profesional, seperti unsafe action dan unsafe condition. Namun perlu diketahui bahwa pencapaian zero accident pada tahun 2018 bukanlah puncak akhir dari program “road to zero accident” yang menjadi komitmen jangka Panjang TNI Angkatan Udara. Kondisi zero accident pada tahun 2018 hanyalah penggalan dari perjalanan Panjang, untuk menjadikan safety culture sebagai budaya kerja TNI Angkatan udara.

Kasau juga memberikan penekanan terkait perkembangan situasi dalam negeri yang masih dihiasi berbagai permasalahan menonjol seperti bencana alam, gerakan separatis, terorisme, konflik horizontal dan berbagai masalah sosial lainnya. Seluruh jajaran TNI Angkatan Udara harus memperhatikan dengan cermat dan harus “Siap Operasi” jika diperlukan untuk menghadapi setiap kondisi darurat. Segala kendala, masalah dan keterbatasan, sudah harus diantisipasi sejak awal tahun, sehingga memudahkan pengambilan keputusan saat kontijensi terjadi. Terkait dengan pelaksanaan Pemilu bulan April Tahun 2019 Kepala Staf Angkatan Udara meminta agar semua personel Angkatan Udara senantiasa waspada, menjaga dan menahan diri selama pesta demokrasi berlangsung, agar semua anggota TNI Angkatan Udara mempelajari lagi “Buku Saku Netralitas TNI” dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ingat Prajurit TNI tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang, siapapun juga. Jangan pernah sekali-kali terlibat dalam kegiatan politik praktis apapun bentuknya.

Di akhir sambutannya Kepala Staf Angkatan Udara menyampaikan perintah untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas pada tahun 2019 sebagai berikut : Pertama, Perkokoh keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral keprajuritan, dan implementasikan sebagai perilaku luhur dalam kehidupan organisasi, keluarga dan sosial kemasyarakatan. Kedua, Jadilah prajurit yang profesional, militan dan inovatif untuk menghadapi setiap tantangan penugasan, serta untuk mengembangkan kinerja satuan. Ketiga, Tegakkan disiplin peraturan dan hukum, serta jangan pernah membuat pelanggaran moral, etika dan hukum sekecil apapun yang bisa menciderai nama baik organisasi dan menyakiti hati rakyat. Keempat, Jadikan budaya keselamatan terbang dan kerja sebagai kebutuhan diri dan organisasi yang tidak tergantikan, serta ciptakan inovasi menarik untuk mampu memotivasi pencapaian zero accident. Kelima, Jadilah pelopor dalam menjaga soliditas dan sinergitas TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara dan komponen bangsa lainnya, demi terciptanya harmoni dalam peri kehidupan kebangsaan untuk mengawal kesuksesan program pembangunan nasional. Keenam, Pegang teguh komitmen netralitas TNI dengan tidak terlibat kegiatan politik praktis yang melanggar hukum dan mencederai prinsip-prinsip Demokrasi Pancasila. dan Ketujuh, Teguhkan tekad dan semangat untuk selalu mengamalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI dalam kehidupan sehar-hari pungkasnya.

Leave a Reply