Koopsau 2Berita Kotama

Kepala Staf Koospsau II Membuka Secara Resmi Latihan Emergency Escape And Eject Koopsau II TA. 2020

Dibaca: 221 Oleh 11 Nov 2020Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#TNIAU 

TNI AU. Kepala Staf Koopsau II Marsma TNI Andi Kustoro mewakili Pangkoopsau II, membuka secara resmi kegiatan Latihan Emergency Escape And Eject Koopsau II Tahun 2020, bertempat di ruang Loby Koopsau II, Senin (9/11/2020). Turut hadir dalam pembukaan latihan tersebut Para Kolat, Pelaku dan Pendukung latihan Emergency Escape And Eject.

Pangkoopsau II Marsda TNI Minggit Tribowo, S.I.P., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Koopsau II mengatakan, bahwa Latihan emergency escape and eject bagi penerbang tempur jajaran Koopsau II bertujuan untuk melatih dan memberikan pengalaman praktis perorangan penerbang tempur dalam menghadapi kemungkinan terburuk saat melaksanakan tugas-tugas operasi, khususnya yang berkaitan dengan prosedur emergency escape and eject dengan metode parasailing.

Dipilihnya parasailing sebagai media latihan, dengan pertimbangan dua hal. pertama, untuk meminimalisir resiko kecelakaan yang bakal dihadapi peserta latihan saat eject dan mendarat di air (laut), dan kedua, parasailing merupakan salah satu kegiatan memberi gambaran atau kondisi riil ketika penerbang tempur melakukan eject atau escape dari pesawat dan mendarat di air (laut) kata Pangkoopsau II dalam sambutan tertulisnya.

Baca juga:  Kolonel PNB Meka Yudanto, Jabat Pangkosekhanudnas I

Lebih lanjut Pangkoopsau II mengatakan bahwa Latihan ini adalah merupakan kegiatan yang cukup penting bagi para penerbang tempur, dimana para penerbang memiliki nilai strategis yang sangat tinggi bagi TNI Angkatan Udara. Selain itu, latihan kali ini juga merupakan upaya Koopsau II dalam rangka mengantisipasi tantangan tugastugas operasional di masa depan.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan selama latihan berlangsung, Pangkoopsau II meminta seluruh peserta latihan, termasuk juga tim pendukungnya untuk selalu mengikuti petunjuk dan prosedur yang diberikan para pelatih. Lakukanlah cek dan re-cek perlengkapan, dan yang tidak kalah pentingnya adalah utamakan keselamatan, kesiapan fisik dan mental dari seluruh peserta latihan. Berdoalah memohon keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga latihan dapat berlangsung dengan lancar, aman dan selamat.

Di akhir sambutannya Pangkoopsau II menekankan perlunya kerjasama dan koordinasi yang ketat antar pelatih, peserta dan pendukung latihan, ciptakan situasi yang kondusif, sehingga seluruh tahapan latihan dapat dilaksanakan sesuai rencana. Selain itu perlu diingat bahwa pandemic Covid-19 belum berakhir, kepada seluruh Kolat dan pelaku agar tetap melaksanakan 3 M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak pada setiap tahapan latihan baik didalam ruangan maupun di lapangan. Pungkas Pangkoopsau II.

Baca juga:  BNNP, Lanud Haluoleo dan Avsec Gagalkan Kurir Narkoba di Bandara Haluoleo

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel