Berita

Kepentingan Dunia dan Akherat Harus Seimbang

Dibaca: 10 Oleh 13 Feb 2015Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Kepala Staf Angkatan Udara marsekal TNI Agus Supriatna mengatakan kehidupan sosial masyarakat pada era globalisasi saat ini cenderung banyak diwarnai dengan pandangan tentang kepentingan dunia yang lebih berorientasi pada unsur kebendaan atau materi yang sebenarnya bertentangan dengan ajaran agama. Hal itu terjadi karena melemahnya kadar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sehingga berdampak pada perilaku yang tidak baik dalam masyarakat saat ini, tidak terkecuali di kalangan prajurit TNI.

Pernyataan tersebut disampaikan Kasau Marsekal TNI Agus Supriatna pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1436 H yang dibacakan Wakasau Marsdya TNI Bagus Puruhito di Mabesau, Cilangkap Rabu (11/2). Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diikuti warga muslim Mabesau itu juga dihadiri para pejabat teras di lingkungan Mabesau.

Dikaitkan dengan kehidupan organisasi, menurut Kasau peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan bagian dari sistem pembinaan mental dan spiritual personel. Keadaan ini bertujuan agar setiap prajurit dan PNS TNI AU memiliki landasan mental dan kepribadian yang kuat dengan dijiwai keimanan yang kokoh serta rasa ikhlas dalam melaksanakan tugasnya, sehingga tercipta keseimbangan antara kehidupan dunia dan akherat.

Baca juga:  SMK Penerbangan AAG Adisutjipto Raih Juara 1

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan tausiyah makna Maulid Nabi yang disampaikan oleh K.H Kirman Wibowo yang merupakan purnawirawan Angkatan Laut. Dalam tausiahnya, ustadz yang sudah sering memberikan ceramah di berbagai kantor kedutaan Indonesia di luar negeri itu menyampaikan tiga hal dalam menjalani ketauladanan Rasulullah, yaitu bekerja dengan ikhtiar, tidak hanya berorientasi pada alat tukar, kedua menekuni pekerjaan yang dibenci nafsu-bukan menyukai pekerjaan yang disukai nafsu, dan yang ketiga mampu mengendalikan diri dan selalu berbuat untuk keselamatan diri dan masyarakat.

Menurutnya, dalam menjalani kehidupan ini manusia selalu bersinggungan dengan niat. Namun terkadang, niatpun tak selamanya membawa dampak baik. Niat baik yang diikuti dengan tindakan baik dan menghasilkan dampak yang baik, itu merupakan hal lumrah. Tapi apabila niat baik diikuti tindakan baik namun memberi dampak kurang baik, disinilah manusia harus ikhlas kepada Allah SWT bahwa apa yang dilakukannya tidak selalu memberikan kebaikan bagi orang lain.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel