Berita Kotama

KESAN

Oleh 27 Jan 2010 Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

KESAN ANGGOTA MUSPIDA KABUPATEN BANDUNG

Bupati Bandung H. Obar Sobarna, S.I.P
Lanud Sulaiman Satu Komponen Berpengaruh
 
“Setahu saya, keberadaan Lanud Sulaiman penting dan besar manfaatnya. Lanud Sulaiman merupakan satu komponen yang berpengaruh besar di Kabupaten Bandung. Komandan Lanud Sulaiman disejajarkan dengan anggota Muspida. Hal ini menandai bahwa komandan punya peranan dan pengaruh di daerah ini. Kebetulan tempatnya strategis dan dekat dengan Soreang, tempat pusat pemerintahan Kabupaten Bandung. Kami merasa punya banyak keuntungan dengan adanya Lanud Sulaiman. Akan berkoordinasi bisa cepat dan mudah, misalnya kami minta bantuan pasukan cadangan untuk pengamanan secara umum kalau ada apa apa mudah. Hal ini sudah sering kami lakukan”.

Demikian Bupati Kabupaten Bandung H. Obar Sobarna, S.I.P menjelaskan, saat menerima Komandan Pangkalan TNI AU Sulaiman Kolonel Penerbang Daryatmo didampingi tim penyusun buku Sejarah Singkat Lanud Sulaiman di ruang kerjanya akhir Juli lalu.

Dalam upaya menjalin hubungan dan koordinasi yang baik, antara Bupati dengan anggota Muspida termasuk Komandan Lanud Sulaiman, diadakan forum komunikasi antar ulama, umaroh dan tokoh masyarakat berlangsung sebulan sekali. “Kami berusaha kalau bisa juga diadakan di luar kantor Pemda agar makin erat dan merata. Satu kali pernah diselenggarakan di Lanud Sulaiman”, Bupati Obar Sobarna menambahkan.

Sudah lama ada wacana bahwa Lanud Husein Sastranegara akan digunakan untuk kegiatan industri penerbangan secara penuh oleh PT. Dirgantara Indonesia. Sedang penerbangan komersial dipindah ke tempat lain, yang diincar adalah Lanud Sulaiman dan di Rancaekek. “Survei kasar sudah diakukan. Pertimbangan kalau Lanud Sulaiman yang dipilih, landasannya sudah ada tinggal memperpanjang. Tetapi kalau tempat lain seperti Rancaekek, harus membuat lagi, dengan sendirinya dananya jauh lebih mahal”, kata Bupati H. Obar Sobarna.
 
Ketua DPRD Kabupaten Bandung H. Yadi Srimulyadi
Masyarakat Merasa Terayomi dan Aman.
 
Di hati masyarakat Kabupaten Bandung, perasaan bangga akan keberadaan Lanud Sulaiman terasa nyata. Hal tersebut terbukti bahwa masyarakat merasa terayomi, perasaan aman pun tercipta karena keberadaannya. Begitulah kesan yang terungkap saat wawancara bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Bandung H. Yadi Srimulyadi di ruang kerjanya, Selasa 29 Juli 2003 yang didampingi Wakil Ketua II Liili Suherlan, Ketua Fraksi TNI/Polri drh. I Nyoman Esser P, anggota Komisi C Kapten Adm Sambas serta Sekretaris Dewan Drs. H, Sunarya Erawan.

Selain itu, Lanud Sulaiman turut memberikan andil dalam memfasilitasi untuk kelancaran bagi keberangkatan dan pemulangan haji, Manasik Haji pun pernah dilaksanakan pula di Lanud Sulaiman sekitar tahun 1998. Dengan lahan dan wilayah yang luas, masyarakat sekitar pun turut memanfaatkannya untuk kegiatan olah raga, seperti adanya stadion sepakbola di Cilokotot ataupun yang lainnya. Adanya sarana seperti “Bandung Indah Golf dan Water Park” pun membuat masyarakat tidak perlu pergi jauh hanya untuk sekedar jogging, renang, ataupun olahraga lainnya. Hal lain yang dituturkan, yaitu desa yang ada di Lanud Sulaiman, dengan didukung dari dewan, diupayakan statusnya menjadi kelurahan. Maksudnya, agar pelayanan terhadap masyarakat menjadi lebih baik. Dititipkan pula oleh Ketua DPRD agar jajarannya dapat bekerjasama dengan Lanud Sulaiman.

Dalam harapannya ke depan, berkaitan dengan dipercayakannya Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah Porda, diharapkan Lanud Sulaiman dapat mendukung sarana untuk menampung para atlit tersebut.  Harapan lainnya, yaitu yang saat ini sedang menjadi wacana antara Bupati dengan anggota dewan adalah bagaimana bila dalam masa mendatang, Lanud Sulaiman dapat berfungsi sebagai “Terminal Kargo“ bagi para petani yang ada di kabupaten Bandung dalam mengangkut dan mengirim hasil pertaniannya ke tempat tujuan.

Hal-hal yang bersifat sosial yang diungkapkan ketua dewan tersebut setidaknya dapat memberi masukan yang positif dan Lanud Sulaiman dapat berkiprah di lingkungan sekitarnya. Tanggapan positif pun ditujukan kepada para anggota aktif dan purnawirawan TNI AU yang pernah dan sedang duduk di dewan. Banyak pemikiran-pemikiran dan konsep yang diberikan kepada Dewan yang sangat berguna dalam upaya menciptakan dan membangun tanah masyarakat Sunda di Kabupaten Bandung.

Letkol Artileri Edy Purnomo
Komandan Kodim 0609 Kabupaten Bandung.

Lanud Sulaiman Sangat Membantu dalam Membina Stabilitas Keamanan “Saya selaku Komandan Kodim atau Sub Garnizun Kabupaten Bandung sangat terbantu adanya Lanud Sulaiman. Betul betul keberadaan Lanud Sulaiman sangat membantu dan memperkuat fungsi kepolisian. Sub Garnizun sangat terbantu, sebab jarak Lanud Sulaiman dengan Ibukota Kabupaten Bandung Soreang sangat dekat, sementara Makodim dengan kantor Pemda cukup jauh. Sehingga kalau ada apa apa Pemda akan lebih cepat berkoordinasi dengan Lanud Sulaiman. Sekali lagi saya katakan bahwa keberadaan Lanud Sulaiman membantu aparat keamanan dalam membina stabilitas keamanan”, demikian Komandan Kodim 0609 Kabupaten Bandung Letkol Artileri Edy Purnomo menuturkan di ruang kerjanya akhir Juli 2003 lalu, kepada penulis selaku tim penyusun Sejarah Lanud. Sulaiman.
 
Komandan Kodim Letkol Edy Purnomo juga mengatakan bahwa hubungan dengan Komandan Lanud Sulaiman sangat dekat. Baik hubungan kedinasan atau pun pribadi. “Selain dengan komandan, saya juga kenal dekat dengan beberapa perwira dari Korps Pasukan Khas TNI AU. Menurut pengamatan Kodim atau Sub Garnizun Bandung, minim sekali atau hampir tidak terdengar ada pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Lanud Sulaiman khususnya selama ini. Keamanan di sekitar Lanud Sulaiman juga bagus. Tidak ada bentrokan antar golongan termasuk antar sesama unsur aparat keamanan seperti di daerah lain”.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel