Berita

“Kesehatan Penerbangan”

Dibaca: 655 Oleh 26 Mei 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Ruspau Antariksa Selenggarakan Simposium

 

Rumah Sakit Pusat TNI Angkatan Udara (Ruspau) Dr Esnawan Antariksa menyelenggarakan simposium bertaraf internasional tentang kesehatan penerbangan yang diberi nama “Jakarta Internasional Aerospace Medicine Symposium (JIAMS) 2006, Sabtu (2/12) di Grand Capitol Ballroom, Manhattan Hotel, Jakarta. Pembicara simposium tidak hanya menghadirkan para pakar kesehatan penerbangan dalam negeri tetapi juga menghadirkan para pakar dari luar negeri, seperti Marsda AVM Dr Tony K. Austin, Kepala Pusat Kesehatan Pertahanan Australia serta Kolonel Dr. John Cinco dan Major Dr. Wesley Palmer dari Angkatan Udara Amerika Serikat wilayah pasifik.

 

Kepala Dinas Kesehatan TNI Angkatan Udara Marsma TNI Dr. Julizir Moezahar, SpA, SpKP akan membuka simposium ini dan simposium akan diawali dengan Key Note Address Kasau Marsekal TNI Herman Prayitno yang membahas tentang dunia penerbangan dengan berbagai masalahnya termasuk kesehatan penerbangan.

 

Simposium kesehatan penerbangan diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan pemahaman mengenai berbagai masalah kesehatan yang mungkin timbul dalam kegiatan di media udara serta meningkatkan kemampuan penatalaksanaan di bidang klinis agar dapat menangani pasien dengan baik. Dengan tema “ Peningkatan Kualitas Dukungan Kesehatan Penerbangan Melalui Pemantapan Peran Ruspau Antariksa Sebagai Rumkit Rujukan Tertinggi TNI AU Untuk Menangani Masalah Kesehatan Penerbangan Guna Mencapai Kesiapan Operasional”.

Baca juga:  PERINGATAN MAULID NABI DI WING I PASKHAS

 

Ruspau Dr Esnawan Antariksa yang menangani masalah kesehatan penerbangan telah mengembangkan kemampuannya dengan dilengkapi berbagai fasilitas peralatan kesehatan yang canggih dan tenaga medis yang profesional sehingga mampu mendeteksi dan menatalaksana berbagai masalah klinis yang berhubungan dengan kesehatan penerbangan. Fasilitas canggih yang mendukung kesiapan Ruspau dalam pelayanan kesehatan dilengkapi dengan peralatan Teknik Endoskopi (Endoskopi, Artroskopi, Laparoskopi), Scanning, ESWL, Alat Bedah Mikro dan Fasilitas Hemodialisis.

 

Dunia penerbangan memiliki karakteristik tersendiri sehingga dalam penanganan masalah kesehatan pun memiliki perbedaan dengan masalah kesehatan umumnya. Penerbangan sebagai kegiatan yang berada pada media khas menghadapi banyak tantangan terhadap berbagai fungsi tubuh. Masalah klinis yang timbul pada awak dan penumpang harus dapat dideteksi dan ditangani dengan tepat demi terjaganya kualitas kesehatan sehingga dapat menunjang kemampuan operasional yang tinggi.

 

Sementara kegiatan pelaksanaan simposium terbagi dalam tiga sesi yang akan membahas masalah Pengaruh Stress yang terjadi dalam penerbangan dan hubungannya dengan permasalahan klinis (Stressors in Flight Environment and Related Clinical Problems), Disbarisme (gangguan tekanan antara di darat dan diudara) dan hubungannya dengan permasalahan klinis (Dysbarism and Related Clinical Problems) serta Evakuasi medis udara dan masa depan Kedokteran Penerbangan (Aeromedical Evacuation and The Future of Clinical Aerospace Medicine).

Baca juga:  Ny. Bambang, Jadikan Arisan Rutin Mempererat Silaturrahmi

 

Pada sesi pertama akan membahas tentang Pengaruh Stress Fisiologi dalam penerbangan (Physiological stressors in flight environment) oleh Marsda AVM. Dr. Tony K. Austin (Australia), Gangguan Orientasi Ruang, mengidentifikasi dan menganalisa yang terjadi pada kecelakaan pesawat oleh Dr. Herman M, MS, SpKP, Stress Fisiologi dan Batu Saluran Kencing oleh Dr Metra Syahar, SpU serta Stress Fisiologi dan Permasalahan Kulit oleh Dr Iwan T, SpKK.

 

Sesi kedua menampilkan pembicara dengan bahasan Patofisiologi Disbarisme oleh Letkol Norman West, MSc, MPH (USAF), Problem THT dan penyelesaiannya sehubungan dengan Disbarisme oleh Dr. Asnominanda, Sp. THT dan Problem saluran pencernaan berhubungan dengan Disbarisme oleh Dr Sediono, SpPD, Kger, SpKP.

 

Pada sesi terakhir akan membahas masalah Prinsip Evakuasi Medis Udara oleh Major Dr. Wesley Palmer (USAF), Evakuasi Medis Udara untuk pasien bedah saraf oleh Dr. awan M, SpBS, Evakuasi Medis Undara untuk penderita cuci darah oleh Dr Suryantini, SpPD dan Masa Depan Kedokteran Penerbangan oleh Kolonel Dr John Cinco (USAF).

Baca juga:  Danlanud Soewondo Ajak Para Pelajar dan Masyarakat Saksikan Alutsista TNI AU

"Kesehatan Penerbangan"

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel