Berita

Kesiapsiagaan Personel Lanud Rembiga Dan Team Crash Landing Bandara Diuji Pesawat Latih Lift

Dibaca: 8 Oleh 01 Jun 2015Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Belum genap dua minggu personel Lanud Rembiga menerima pelatihan penanggulangan keadaan darurat (PKD) di Bandara Internasional Lombok, kali ini dihadapkan oleh keadaan yang sebenarnya, berdasarkan informasi dari petugas tower Bandara Selaparang Lombok yang semenjak diaktifkannya kembali digunakan oleh sekolah penerbang Lombok Institute of flight and technology (LIFT), menginformasikan bahwa pesawat latih liberty PK-LLA dengan pilot siswa Renato Wisnu yang pada saat itu sedang melaksanakan terbang solo mengalami trouble roda depan patah. Jumat (29/5).

Setelah mendapat informasi tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Rembiga Letkol Pnb Ardi Syahri, ST, MM, MMA seluruh personel Lanud Rembiga langsung meluncur ke Bandara Selaparang untuk membantu pengamanan dan evakuasi. Seluruh personel langsung menempati posnya masing-masing dan siaga menanti proses pendaratan darurat dimana roda depan pesawat posisinya sudah patah dan terlepas sementara pesawat masih meraung-meraung di udara menghabiskan bahan bakar dan sang pilot yang masih berstatus siswa menerima instruksi dari instruktur di tower.

Sementara itu petugas Pemadam kebakaran juga basarnas dan juga personel Lanud Rembiga standbye di runway, tepat pukul 17.12 pilot mendaratkan pesawatnya dari runway 09 dan berjarak hampir 1 km dari ujung runway pilot berhasil mendaratkan pesawatnya, seketika itu pula team crash landing langsung meluncur ke lokasi dan melaksanakan penyelamatan serta evakuasi.

Baca juga:  Jabatan Arsen Koopsau I Diserahterimakan

Berkat kesigapan personel Lanud Rembiga, unit Rescue and Fire Fighting Service (RFFS) Bandara, Basarnas dan KKP yang langsung bergerak dengan gesit melaksanakan prosedur penanggulangan keadaan darurat, pilot dan pesawat dapat terselamatkan. Siswa pilot Renata Wisnu langsung dibawa ke Rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan medis dan pesawatpun langsung diamankan dan diberi garis polisi untuk dilakukan proses pemerikasaan oleh KNKT guna mengetahui penyebab terjadinya insiden ini.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel