Berita

Ketua PIA Lanud Abd Ajak Anggota Gemar Menjahit

Dibaca: 12 Oleh 22 Agu 2016Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Menjahit bagi wanita adalah sebuah keterampilan yang menarik dan mutlak dimiliki seorang wanita, ditambah lagi dengan tren busana wanita yang semakin bervariasi modelnya dan kebutuhan masyarakat Indonesia akan pakaian semakin meningkat. Para produsen pakaian terus berlomba-lomba menciptakan desain pakaian yang lebih kreatif dan inovatif. Hal ini membuat Ketua PIA Ardhya Garini Ny. Atik Djoko Senoputro tidak ingin berpangku tangan akan perkembangan model pakaian masa kini.

Sejak remaja, Ny. Atik Djoko Senoputro memang hobby menjahit, dan kali ini “Saya ingin berbagi ilmu menjahit. Menjahit itu selain dapat menambah kesibukan seorang ibu, juga dapat membantu berkreasi dalam berbuasana. Terus terang saya mengajak kepada semua anggota PIA Ardhya garini di lanud Abd untuk gemar menjahit”, ungkau beliau.  

Segala fasilitas seperti mesin jahit, mesin obras dan mesin bordir telah di persiapkannya dan ditempatkan di Rumah Pintar Anggrek Garini Lanud Abd Saleh. Setiap hari kamis ibu-ibu PIA Lanud Abd belajar berbagai ketrampilan yang diadakan di Rumah Pintar Lanud Abd Saleh. Seperti halnya yang dilakukan Ketua PIA pada hari Kamis dan Jumat (18-19/8), anggota PIA Ranting Lanud Abd belajar menjahit pakaian wanita yang disesuaikan dengan keinginan mereka masing-masing.

Baca juga:  Kasau Terima KKIP

Berbekal bahan sendiri Ibu-ibu PIA Lanud Abd mulai belajar menjahit yang dibimbing oleh Ketua PIA Lanud Abd. “belajar menjahit ini diperlukan ketelatenan Karena dengan ketelatenan inilah kita akan bisa membuat karya sendiri seperti baju untuk diri sendiri”, katanya. Model-model tradisional pun bisa dibikin menjadi baju moderen. Sebagai istri dari prajurit Angkatan Udara yang harus aktif di organisasi PIA Ardhya Garini, penampilan sangat diutamakan dan disesuaikan.

Bisa menjahit baju sendiri merupakan kebanggaan tersendiri, karena kita dapat membuat baju sesuai dengan keinginan kita sendiri”, jelas Ny. Atik sambil mengajari anggotanya menjahit. Teknisi mesin jahitpun didatangkan Ketua PIA jika mesin jahit mengalami kerusakan. Paling tidak jika kita membeli baju yang sudah jadi dan tidak cocok dengan tubuh kita, dapat merubahnya sendiri (permaks) sampai kita merasa nyaman digunakan. Jika kita sudah pintar membuat baju sendiri, kita juga bisa membuka usaha menjahit, yang tentunya dapat menghasilkan uang dan menghemat pengeluaran.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel