Berita

Ketua Umum FASI Lanud Sugiri Sukani, Danlanud Dukung Pemkab Cirebon Kembangkan Olahraga Paralayang

Dibaca: 18 Oleh 17 Sep 2020Tidak ada komentar
Ketua Umum FASI Lanud Sugiri Sukani Danlanud Dukung Pemkab Cirebon Kembangkan Olahraga Paralayang
#TNIAU 

TNI AU. Bukit Pasir Salawe Desa Kertawangun Kecamatan Sedong sangat berpotensi jadi pusat pariwisata olahraga kedirgantaraan khususnya paralayang di Kabupaten Cirebon.

Begitu dikatakan Ketua Harian FASI Lanud Sugiri Sukani, Mayor Lek Dedi, S.T., M.Si. setelah melakukan koordinasi pelaporan kepada FASI Pemprov Jabar dan PB FASI Paralayang. Hal ini disampaikan dihadapan para Tokoh Masyarakat Kertawangun dan Muspika Sedong Kabupaten Cirebon. Rabu (16/9)

FASI Lanud Sugiri Sukani mengatakan, untuk mewujudkan event olahraga paralayang, maka diperlukan sarana dan prasarana yang memadai dan sesuai dengan standar maupun peraturan yang ditetapkan oleh Federasi Air Sport Indonesia (FASI).

“Kami datang ke sini (Bukit Pasir Salawe) atas atahan Ketum FASI Lanud Sugiri Sukani, Danlanud setelah menerima surat permohonan Muspika Sedong, Kabupaten Cirebon, dan KONI. Kehadiran FASI untuk mendukung pengembangan pariwisata olahraga Paralayang, untuk lokasi take off maupun landing harus memenuhi standar keamanan (safety) sesuai peraturan dari federasi kedirgantaraan Indonesia maupun Badan Kedirgantaraan Dunia, “ Ujarnya

FASI berharap, adanya permasalahan khususnya pada tanaman (pohon-pohon) yang menghalangi landasan take off maupun landing harus bisa tertibkan demi terwujudnya obyek pariwisata paralayang.

Baca juga:  Komandan Lanud Iskandar Hadiri Upacara Pembukaan TMMD

“Jika kondisi disini sudah layak dijadikan pariwisata paralayang, maka kedepannya sangat berpotensi digelarnya event internasional kedirgantaraan di Kabupaten Cirebon,“ hal ini pernah disampaikan Ketum FASI Danlanud Sugiri Sukani.

Sebelumnya, Bupati Cirebon, Imron meminta masyarakat Desa Kertawangun dan sekitarnya tidak lagi menghambat pengembangan pariwisata paralayang. Terlebih apabila dalam proses persiapan landasan pacu (take off) dan landing ada lahan desa atau tanaman (pohon) milik masyarakat yang harus ditertibkan.

“Kami minta support dari masyarakat, bila ada lahan atau pohon yang perlu ditertibkan jangan lalu ada kesempatan menaikan harga terlalu tinggi, tapi dengan harga yang standar saja,” tegas Imron, Rabu (16/9).

Dengan mengunjungi langsung lokasi Bukit Pasir Salawe yang akan dijadikan tempat penerjunan paralayang, tuturnya, Pemkab Cirebon akan mendukung dari sisi sarana dan prasarana untuk pengembangan obyek wisata baru tersebut.

“Kami dari Pemkab Cirebon akan memberikan bantuan dari sisi fasilitas, kami akan perintahkan Dinas terkait untuk membangun infrastruktur jalan untuk mendukung program pengembangan sektor pariwisata paralayang ini,“ ujarnya.

Baca juga:  Dankorpaskhas : Kembali Membuka Dikkualsus Komando 38

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel