Berita

KETUA UMUM PIA: ISTERI TNI AU HARUS TABAH DAN MANDIRI

Dibaca: 4 Oleh 06 Jun 2011Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Maya Imam Sufaat menyatakan bahwa wanita yang menjadi isteri anggota TNI AU, adalah wanita yang harus tabah dan mandiri, sebab sejak awal menikah sudah tahu dan menyadari bahwa suami adalah prajurit yang memiliki komitmen untuk siap ditugaskan dimanapun, bahkan sudah siap gugur dalam tugas, sehingga sebagai isteri diharapkan harus lebih tabah dari suami. “Sebab ibu-ibu diberi tugas dan tanggungjawab oleh suami untuk dapat mengurus dirinya sendiri, mengurus suami, dan mengurus anak dengan sebaik-baiknya”, demikian ungkap Ny. Maya Imam Sufaat dalam sambutannya dihadapan para ibu-ibu PIA AG, Warakawuri serta seluruh Kepala Sekolah Angkasa, di Gedung Graha Garini Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (1/6).

Lebih lanjut dikatakan, ibu-ibu harus dapat memberikan semangat dan meningkatkan moril suami didalam tugasnya masing-masing. Pentingnya memelihara komunikasi dan memberikan informasi atau berita yang menyejukkan. Hal ini akan memberikan rasa ketenangan bagi para suami didalam menjalankan tugas Negara. Selain itu, berharap agar ibu-ibu dapat menjaga penampilan diri dengan rutin berolahraga, sehingga bugar dan senantiasa dapat tampil cantik pada segala kesempatan. Demikian dikatakannya mengakhiri sambutannya.

Baca juga:  Personel Koopsau II Latihan Menembak

Ketua Umum PIA AG beserta rombongan sebelumnya telah melakukan kunjungan kerja ke beberapa sekolah. Sekolah TK Angkasa III mendapatkan kesempatan pertama. Dalam kunjungan tersebut, rombongan disambut dengan penampilan Drumband sekolah yang dimainkan dengan lincahnya oleh anak-anak usia 3-5 tahun. Sekolah TK ini berjumlah 80 siswa mulai dari playgroup sampai dengan tingkat B2 memiliki lima kelas dipimpin oleh Ibu Endang. Selanjutnya rombongan bergerak ke Pos KB Kesehatan Dirgantara III yang mengandalkan PAUD atau Pendidikan Anak Usia Dini. Menurut salah seorang pengajarnya, anak-anak usia satu sampai dengan tiga tahun ini diajari dengan berbagai materi pelajaran yang mengembangkan motorik anak, serta bagaimana bersosialisasi dengan baik.

Kunjungan kerja ke Sekolah Luar Biasa Angkasa merupakan kunjungan yang paling berkesan bagi Ibu Maya. Hal ini terlihat dalam percakapannya dengan salah satu murid yang sedang tekun mengerjakan ketrampilan tangan membuat anyaman keset. Hal ini pula terungkap didalam sambutannya. “Inovasi harus menjadi prioritas penting dalam pengembangan sector pendidikan, jika kita ingin menghasilkan berbagai unggulan kompetitif pendidikan”, ujar Ny. Maya Iman Sufaat yang juga adalah seorang sarjana pendidikan.

Baca juga:  Pengawasan dan Evaluasi Binpotdirga oleh Dispotdirga di Lanud Jenderal Besar Soedirman

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel