Berita

Ketum PIA AG : Istri Sebagai Pendamping Suami Harus Jadi Contoh dan Suri Tauladan

Dibaca: 578 Oleh 17 Nov 2017Tidak ada komentar
Ketum PIA AG : Istri Sebagai Pendamping Suami Harus Jadi Contoh dan Suri Tauladan
#TNIAU 

TNI AU.  Mabesau Cilangkap (17/11). Sebagai istri seorang pemimpin, ibu-ibu dituntut kesiapannya untuk mau dan mampu menjadi pendamping suami yang baik.  Dukungan moril dan motivasi seorang istri akan meningkatkan kinerja dan keberhasilan tugas suami. Tugas Ibu-ibu sebagai istri perwira adalah  menciptakan suasana kondusif, menyenangkan dan bermanfaat bagi setiap anggota yang terlibat di dalamnya sebagai bagian dari keluarga besar TNI AU dan jadilah contoh dan suri tauladan bagi istri anak buah suami serta harus dapat memberi solusi bukan memperkeruh suasana.

Demikian disampaikan Ketua Umum PIA Ardhya Garini Ny. Nanny Hadi Tjahjanto dalam pembekalannya pada Pasis dan Istri Pasis Seskoau Angkatan ke-54 di Gedung Sutrasala Ksatrian Seskoau Lembang. Bandung, Jumat (17/11).

Dikatakan, Seorang pemimpin juga harus berani menerima kritik dan saran dari anak buah sebagai bentuk pengingat  bahwa kita sebagai pemimpin bukan orang super ataupun hidup individual, kita juga makhluk sosial yang butuh orang lain. Namun seorang pemimpin harus punya kharakter agar tidak mudah terombang ambing.
Perlu disadari, bahwa penugasan prajurit di era sekarang dan ke depan tidaklah menjadi ringan malah akan semakin berat. Dinamika kehidupan berbangsa, serta lingkungan yang terkait dengan geo politik dan geo strategis serta kemajuan teknologi informasi membuat permasalahan pertahanan semakin kompleks.  Sehingga tugas dan tanggung jawab para perwira lulusan Seskoau yang akan menduduki jabatan strategis, juga akan semakin berat dan kompleks. Oleh karena peran istri pun sangat diperlukan dalam mendukung karier suami.

Baca juga:  Awali 2019, Lanud Atang Sendjaja Laksanakan Apel Khusus

“Seorang istri menjadi kekuatan penting dalam kehidupan suami, bukan hanya sebagai sekedar teman hidup, tapi istri adalah memiliki peran besar bagi kesuksesan suami dan buah hatinya. Sejarah telah mencatat, dibalik kesuksesan seorang suami selalu ada istri yang setia menopang dan membantunya”, kata Ketua Umum PIA AG.
Dilingkungan TNI Angkatan Udara, seorang istri khususnya istri perwira tidak hanya dituntut memberikan dukungan penuh dalam perjalan karier dan pengabdian kepada suami, tetapi juga dituntut sebagai motor penggerak  organisasi istri para prajurit TNI Angkatan Udara yaitu PIA Ardhya Garini.

PIA Ardhya Garini adalah organisasi istri para prajurit TNI Angkatan Udara yang anggota dari istri prajurit berpangkat Tamtama sampai istri Perwira Tinggi tergabung dalam organisasi yang didirikan tanggal 25 November 1956.  Tidak lama lagi akan merayakan ulang tahunnya ke-61. PIA Ardhya Garini didirikan oleh para pendahulu,  bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota guna mendukung tugas pokok TNI Angkatan Udara sebagai komponen pertahanan negara matra udara, jelasnya.

Baca juga:  Rapat Koordinasi Validasi Organisasi di Seskoau

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel