Berita

Kohanudnas Gelar Latihan Bersama Penanganan Paska Force Down Bersama12 Kementerian dan Lembaga

Dibaca: 47 Oleh 07 Sep 2020Tidak ada komentar
Kohanudnas Gelar Latihan Bersama Penanganan Paska Force Down Bersama Dengan 12 Kementrian dan Lembaga
#TNIAU 

TNI AU.  Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) menggelar latihan penanganan pelanggaran pesawat asing setelah pemaksaan mendarat oleh pesawat tempur TNI AU dalam latihan pertahanan udara Nasional (Lathanudnas) tahun 2020 di Skadron 45 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta Timur,  Jumat (4/9/2020).

Pada latihan tersebut disimulasikan 2 pesawat F-16 TNI AU berhasil memaksa mendarat pesawat asing yang melanggar kedaulatan wilayah udara Indonesia setelah mendapat laporan dari petugas radar jajaran Kosekhanudnas dengan mendeteksi objek yang tidak dikenal di layar monitor.

Dari hasil identifikasi ternyata pesawat asing (lasa X) tersebut tidak memiliki izin terbang melintas di wilayah udara Indonesia sehingga kosekhanudnas memerintahkan pesawat tempur F-16 dari skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi untuk memaksa mendarat (Force Down) pesawat asing tersebut di pangkalan udara Halim Perdanakusuma Jakarta.

Dua pesawat tempur F-16 bertugas untuk mencegat, mengawal, dan melaksanakan mendaratkan paksa pesawat asing sesampainya di darat, prajurit mengepung pesawat asing tersebut, petugas menggunakan senjata api dan melibatkan anjing pelacak. Kemudian setelah di force down,  selanjutnya tim intelijen melakukan introgasi kepada pilot dari pesawat asing tersebut guna mendapatkan data dan informasi.

Baca juga:  Danyonko 463 Paskhas : Uji Kesiapan Operasi Merupakan Tolak Ukur Pembinaan Satuan

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto dalam sambutannya mengatakan bahwa luasnya ruang udara nasional dan keterbatasan sarana dan prasarana bukanlah kendala atau alasan bagi Kohanudnas untuk selalu berupaya melaksanakan tugas selaku penegak kedaulatan wilayah udara yurisdiksi nasional secara optimal.

Sementara lain Menkopolhukam Mahfud MD menambahkan bahwa latihan bersama ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan penandatanganan kesepakatan bersama tentang penanganan pesawat udara asing setelah pemaksaan mendarat yang dulu penandatanganannya dilakukan pada tanggal 24 Februari tahun 2020.

“Mengacu pada kejadian adanya force down yang dilakukan oleh TNI Angkatan Udara kepada Ethiopian Airlines pada tanggal 14 Januari 2019 yang lalu yang kemudian telah menyadarkan kita atau memberi peringatan kepada kita semua terhadap pentingnya koordinasi antara kementerian dan lembaga khususnya dalam rangka penanganan pesawat udara yang telah di force down,  dengan adanya latihan bersama yang kita baru saja saksikan tadi maka dapat kita lihat telah adanya kesiapan untuk koordinasi antar unit kerja kementerian dan lembaga di yang ada,” jelas Mahfud.

Baca juga:  SISWA PRINCIPAL WARFARE OFFICAR ( PWO ) BERKUNJUNG KE PUSDIKLAT HANUDNAS SURABAYA.

Latihan Hanudnas dalam penanganan pelanggaran pesawat udara asing ini dipimpin oleh TNI AU dan melibatkan tim investigasi terpadu diantaranya Ditjen Imigrasi, Ditjen Bea dan Cukai, Ditjen Perhubungan Udara, Kesehatan Bandara dan Badan Karantina.

Pemaksaan mendarat (Force Down) adalah penindakan yang dilaksanakan oleh TNI AU kepada pesawat asing yang tidak memiliki izin atau melanggar wilayah udara Indonesia,  penegakan hukum ini sudah diatur dalam PP nomor 4 tahun 2018 tentang pengamanan wilayah Udara republik Indonesia dan prosedur tetap Komando Pertahanan Udara Nasional.

Turut hadir menyaksikan acara tersebut Menkopolhukam Mahfud MD,  Sekjen Kemhan,  Kasum TNI,  Pangkohanudnas, Asintel Panglima TNI,  Asops Panglima TNI para Asisten Kasau, Pangkoopsau I, Dankorpspaskhasau,  para pejabat TNI/TNI AU serta para pejabat Kementerian/Lembaga yang menangani pelanggaran pesawat asing.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel