Berita

Kohanudnas Kembali Menangkap Lasa “X”

Dibaca: 53 Oleh 29 Okt 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Muda TNI Hadiyan Sumintaatmadja, Asops Kas Kohanudnas Kolonel Pnb Kustono, Asistel Kas Kohanudnas Kolonel Sus Eny Djuwartini dan Kapopunas Letkol Pnb Johny Sumarna memantau tangkapan radar Lasa “X” melalui monitor Popunas. Selasa 28/10.

Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (Popunas), pada pukul 11.37 WIB menerima informasi dari Kosekhanudnas I Jakarta, dari hasil deteksi Satrad 213 Tanjung Pinang dan Radar Sipil Tanjung Pinang, melihat adanya pesawat melintas di Wilayah udara Indonesia yang tidak memiliki FC (Flight Clearance). Pesawat tersebut adalah pesawat sipil milik negara Singapura dengan tipe pesawat Beechcraft King Air C90GTI, Route WBGS (Sibu/Malaysia) WSSL (seletar/Singapura), Callsign VH-PFK, Squawk No. 3/2062. Terbang di ketinggian 26.000 feet dengan kecepatan 240 kts. Dengan keberadaan pesawat tersebut, Pangkosekhanudnas I Jakarta segera memerintahkan dua pesawat Sukhoi dengan callsign Flanker Flight) TS-3007/Gusti Rizal dan TS-3011/Tamboto-Fauzi take off dari Batam menuju sasaran dengan perintah melaksanakan Force Down. Dua pesawat Sukhoi berhasil memerintahkan pendaratan pesawat milik Singapura dengan Call Sign VH-PFK, mendarat di Lanud Supadio pukul 13.24 WIB. Namun sebelumnya pada pukul 07.56 WIB Radar Satrad 213 Tpi dan Radar Sipil Tanjungpinang juga menangkap adanya Lasa “X” dengan pesawat sipil milik Singapura dengan Callsign VH-PFK, Typy BE9L Route (Selectar-Sibu) SQ 3/0172 dengan ketinggian 25.000 Feet dengan kecepatan 214 Kts.

Baca juga:  Pesawat CN 295 Dan Personel TNI AU Terlibat Latma Brunesia Berangkat Dari Lanud Halim Perdanakusuma

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel