Berita

Koharmatau Wujudkan Kesiapsiagaan Alutsista TNI AU

Dibaca: 62 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Kepala Staf Angkatan Udara;
Koharmatau Wujudkan 
Kesiapsiagaan Alutsista TNI AU


Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Herman Prayitno hari, di Lanud Husein Sastranegara bertindak sebagai Inspektur Upacara Serahterima jabatan Komandan Komando Permeliharaan Materiil TNI Angkatan Udara (Dankoharmatau) dari Marsekal Muda TNI Franciskus Suko Kuntjoro kepada Marsekal Pertama TNI Sunaryo HW, di Lapangan Apel Depohar 10 Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Selasa (30/10).

 

Pejabat baru Marsma TNI Sunaryo HW yang merupakan lulusan Akabri Bagian Udara tahun 1975 itu sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Aeronautika TNI AU (Kadisaeroau), dan pejabat lama Marsekal Muda TNI Franciskus Suko Kuntjoro, S.IP saat ini memasuki masa purna tugas dari Angkatan Udara.

 

Kasau dalam sambutannya mengatakan, bahwa untuk mewujudkan tingkat kesiapan operasional optimal yang selalu dalam kondisi siap pakai dengan sistem dan prosedur pemeliharaan Alut Sista yang sesuai ketentuan kelaikan yang berlaku, diperlukan dukungan anggaran yang tidak kecil. Sementara Pemerintah saat ini sedang menghadapi berbagai permasalahan yang tidak ringan seperti halnya musibah dan bencana alam. Sehingga semua kebutuhan dukungan logistik dan pemeliharaan tidak dipenuhi sekaligus, tetapi secara bertahap.

Baca juga:  “PESAWAT LANUD ISWAHJUDI TERTEMBAK MUSUH”

 

Menghadapi situasi dan kondisi demikian, tidak harus menyebabkan Koharmatau kemudian tidak dapat berbuat maksimal. Sebagai Komando Pemeliharaan yang syarat pengalaman didukung personil yang militan dan profesional, kasau berkeyakinan penuh, bahwa Koharmatau akan tetap menunjukkan eksistensinya sebagai satu-satunya unit pemeliharaan yang dapat diandalkan dalam situasi dan kondisi apapun. Disamping itu, Koharmatau sebagai ujung tombak pemeliharaan TNI AU, akan menjadi satu-satunya tumpuan harapan terbinanya kualitas profesionalisme di bidang pemeliharaan, melalui mekanisme yang terencana, berjenjang dan terukur.

 

Lebih lanjut harapan kedepan, melalui Koharmatau dan jajarannya akan mampu melaksanakan pemeliharaan Alutsista secara mandiri, sehingga akan mengurangi ketergantungan kita kepada pihak atau negara lain.

 

Kasau juga menyadari, apa yang dilaksanakan oleh Koharmatau selama ini, telah memberikan kontribusi yang sangat berarti bagi terlaksananya peran peran, tugas dan fungsi TNI Angkatan Udara untuk kepentingan masyarakat, bangsa dan negara. Kesemuanya tidak dapat terlepas dari kontribusi nyata pengabdian dan kepemimpinan pendahulu yang secara berkesinambungan dilanjutkan oleh generasi penerus. Untuk itu, pada kesempatan ini, saya sampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada sesepuh dan senior Koharmatau atas segala pengabdian yang telah diberikan kepada Koharmatau.

Baca juga:  Gubernur AAU: Kontingen MTQ, MFQ, dan MHQ Tak Hanya Duta AAU, juga Duta Islam

 

Operasi militer perang juga telah mengalami perkembangan yang sangat signifikan, seiring dengan perkembangan lingkungan global serta perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Pengaruh kedua perkembangan itu kini telah mengubah secara dramatis sifat dan bentuk peperangan yang semakin modern. Perkembangan tersebut menjadi tantangan yang tidak ringan bagi Angkatan Udara khususnya Koharmatau, ditengah kondisi kemampuan negara yang terbatas.

 

Mengingat demikian besarnya peran Koharmatau berikut tantangan yang dihadapi, sudah sepantasnya bila personil yang mengawaki, dipersyaratkan memiliki kualitas mumpuni, berdisiplin serta memiliki kecepatan dan ketepatan berolah pikir, selaras dengan semboyan Koharmatau ‘Sewana Karya Budhi Sakti’, dimana, akal dan kecerdasan menjadi andalan suksesnya tugas yang dibebankan kepada Koharmatau. Akal dan kecerdasan itu, akan senantiasa terpelihara dan bersemayam di setiap personil Koharmatau, bila kadar intelektual itu terus terasah dengan sebaik-baiknya.

 

Mengasah kadar intelektual, tidak harus ditempuh melalui pendidikan formal, tetapi dapat dibangun melalui pembudayaan belajar dan berlatih secara konsisten di lingkungan unit kerjanya masing-masing. Terlebih-lebih Koharmatau sebagai institusi teknik, apa yang dikerjakan oleh seluruh anggota, secara tidak disadari didalamnya terdapat proses belajar dan berlatih, yang mampu meningkatkan kadar intelektual dan kecerdasan.

Baca juga:  Upacara Bendera 17an Lanud Adi Soemarmo dan Depohar 50

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel