Berita

KOL PNB SRI PULUNG : “LUBANG BIOPORI DAN SUMUR RESAPAN SEBAGAI SOLUSI PERESAPAN AIR”

Dibaca: 31 Oleh 30 Jan 2013Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Komandan Lanud Husein Sastranegara Kolonel Penerbang Sri Pulung Dwatmastu, SE., MMS., memimpin langsung seluruh personel Lanud Husein untuk membuat lubang biopori dan sumur resapan sebagai sarana peresapan air hujan di sekitar kantor pangkalan, Bandung, Rabu (30/1).

Dalam arahannya pada apel pagi, Danlanud menghimbau kepada seluruh personel Lanud Husein untuk senantiasa menjaga lingkungan hidup sekitar baik di kantor maupun tempat tinggal.

Menyikapi isu global lingkungan hidup terkait dengan perubahan cuaca yang cukup ekstrim di dunia saat ini, termasuk bencana alam yang terjadi akibat curah hujan tinggi termasuk di Indonesia, tentunya hal ini terjadi karena ada sebabnya.

“Semakin panasnya suhu permukaan bumi akibat lubang ozon yang membesar serta mencairnya es di kutub utara dan selatan berdampak luas terhadap perubahan iklim secara global,” jelas Danlanud.

Lebih lanjut disampaikan pula es di kedua kutub bumi yang mencair mengakibatkan naiknya permukaan laut yang dampaknya kerap terjadi banjir rob di daerah yang berdekatan dengan pinggir laut. Ditambah dengan curah hujan yang tinggi, air hujan yang seharusnya meresap ke dalam tanah malah mengalir bebas kembali ke laut. Sulitnya air hujan untuk meresap ke dalam tanah sebagai akibat dari pertumbuhan pemukiman dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitarnya.

Baca juga:  TNI ANGKATAN UDARA TERIMA TARUNA DAN TARUNI 2014

“Salah satu upaya nyata yang dapat dilakukan oleh setiap individu adalah pembuatan lubang biopori dan sumur resapan”, tegas Danlanud. “Buatlah lubang biopori sebanyak mungkin dan sumur resapan sebagai daerah resapan air baik di lingkungan kantor maupun di sekitar tempat tinggal”, tambah Danlanud. Sehingga air hujan akan semakin banyak yang terserap kembali kedalam tanah.

Menurut keterangan Kasi Fasint Mayor Sus Yulizar, ST., pada hari ini (Rabu, 30/1) telah dibuat sebanyak 30 lubang biopori. Sebelumnya puluhan lubang biopori telah berfungsi sebagai peresapan air tersebar di beberapa titik di wilayah pangkalan dengan sasaran minimal 100 biopori dan 10 sumur resapan dapat digelar di wilayah pangkalan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel