Berita

Koleksi Museum TNI AU Dirgantara Mandala Dikirab

Dibaca: 122 Oleh 19 Mei 2010Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Beberapa koleksi Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala dikirab dalam karnaval “Pelangi Budaya Bumi Merapi” tahun 2009 di Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (2/12). Acara yang digagas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini bertujuan selain untuk mengenalkan potensi-potensi unggulan juga untuk membangun kebersamaan warga masyarakat Sleman dalam bingkai budaya.

 

Kegiatan Pelangi Budaya Bumi Merapi menurut Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, Letkol Sus Sudarno merupakan salah satu bentuk ekspresi potensi budaya dan pariwisata yang ada di wilayah Kabupaten Sleman. “Partisipasi Museum Dirgantara Mandala dalam event ini selain untuk ikut serta mengangkat potensi pariwisata Kabupaten Sleman juga merupakan salah satu upaya mengenalkan Museum TNI AU kepada masyarakat umum,” jelasnya.

 

Karnaval “Pelangi Budaya Bumi Merapi” tahun 2009 diikuti 8 kelompok peserta yang terdiri dari Kelompok Budaya, Kelompok Pariwisata dan Batik, Paguyuban Budaya, Kelompok Sekolah dan Perguruan Tinggi, Dinas /Instansi, Kelompok Sepeda “Onthel”, Perbankan, Badan Musyawarah Museum DIY (Barahmus DIY) serta Merapi of Road.

Baca juga:  Keluarga Besar Lanud Supadio Peringati Isra Mi’raj

 

Barahmus DIY dalam even ini diwakili 4 museum yaitu Museum Affandi untuk kategori museum lukisan, Museum Pusat TNI AU kategori museum militer, Museum UPN untuk kategori museum ilmu pengetahuan dan Museum Ullen Sentalu kategori museum batik.

 

Dalam karnaval “Pelangi Budaya Bumi Merapi” tahun 2009 ini, duplikat Roket Sura dan Roket Widya produksi PT Menang – AURI koleksi Museum Dirgantara Mandala ikut dikirab mendampingi koleksi sejumlah seragam TNI AU, seperti baju penerbang dari berbagai periode, seragam POM serta seragam Paskhas.

 

Tidak ketinggalan, untuk menambah warna dan sebagai bentuk penghargaan atas pengakuan batik oleh Unesco pada tanggal 2 Oktober yang lalu, beberapa anggota Museum TNI AU Dirgantara Mandala juga diikutsertakan dalam karnaval dengan berpakaian batik beragam motif.

 

Karnaval yang menyedot perhatian masyarakat Sleman dan sempat memacetkan arus lalu lintas Yogya – Magelang ini digelar dari pukul 14.00 s/d 18.00 WIB dengan mengambil rute mulai dari Lapangan Mlati melintasi ruas jalan Magelang sepanjang 3 km dan berakhir di Lapangan Denggung Sleman. Melihat banyaknya peserta dan antusias masyarakat, pemerintah Kabupaten Sleman bertekad menjadikan kegiatan yang baru digelar dua kali ini sebagai salah satu agenda pariwisata anadalan Sleman.

Baca juga:  Kliping Berita Online 12 Agustus 2016

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel