Berita

Kolonel Pnb Marsudiranto Widiyatmaka Jabat Danlanud Sulaiman

Dibaca: 212 Oleh 15 Feb 2013Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Jabatan Komandan Lanud Sulaiman diserahterimakan dari Kolonel Pnb Elianto, S.I.P kepada Kolonel Pnb Marsudiranto Widyatmaka dalam sebuah upacara militer di Lapangan Upacara Staf II Lanud Sulaiman Bandung, Kamis (14/02). Serah terima jabatan itu dipimpin dengan Inspektur Upacara Komandan Komando Pendidikan Angkatan Udara Marsekal Pertama (Marsma) TNI M. Nurullah.

Hadir pada acara tersebut Dankorpaskhas Marsda TNI Amarullah beserta Ibu, Wadan Korpaspkhas Marsma TNI I.B Manurung, Kadislitbangau Marsma TNI Edi Yuwono, Wadan Koharmatau Marsma TNI Asri Yatim, Wadan Seskoau Marsma TNI Dwijatmiko, Kasgartap II Bandung Marsma TNI Imron Nasution, Dan Depohar 70, Dan Depohar 40, Danwing III Diklat Paskhas, dan para pejabat undangan,

Kolonel Pnb Marsudiranto sebelumnya bertugas sebagai Asops Kas Kohanudnas ( 30 September 2011), sedangkan Kolonel Pnb Elianto Susetio, S.I.P selanjutnya akan menempuh pendidikan Sesko TNI. Kolonel Marsudiranto menyandang pangkat Letda pada tahun 1989 dan pada tahun 1991 tepatnya pada tanggal 22 Juli bertugas sebagai perwira penerbang Skadron Udara 1 Lanud Abdurrachman Saleh. Pria kelahiran Nganjuk tersebut, pada tanggal 3 Juli 2013 akan genap berusia 45 tahun.

Baca juga:  LOMBA MC DALAM RANGKA HUT PIA ARDHYA GARINI KE-IV DI PANGKALAN TNI AU TANJUNGPINANG

Kolonel Penerbang yang pada tahun 2003 pernah menjadi anggota tim kunjungan ke pabrik senjata Vektor South Africa adalah lulusan Akabri angkatan 1989. Perkawinannya dengan Irene Nugraheni pada 24 Juli 1993 di Yogyakarta tersebut telah memberikan 4 orang anak, yaitu dua orang putra, dan dua orang putri.

Dalam amanatnya Marsma TNI M. Nurullah mengatakan bahwa serah terima jabatan dalam tradisi TNI AU bukanlah sekedar penggantian personel semata, tetapi lebih bermakna sebagai proses kesinambungan misi TNI Angkatan Udara. Selain itu, pergantian pejabat juga merupakan bagian dari proses untuk mendinamisasi organisasi, sesuai dengan tuntutan dan tantangan tugas yang akan dihadapi. ”Dengan memberikan pengalaman melalui penugasan yang beragam dan berjenjang, diharapkan juga agar para Perwira yang terkait alih tugas dan jabatan, dapat meningkatkan kemampuan berfikir, bersikap, dan bertindak dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya”, kata Dankodikau.

Dankodikau pun menegaskan bahwa khusus dalam dunia pendidikan Indonesia, termasuk pendidikan dilingkungan TNI Angkatan Udara, tantangan yang dihadapi saat ini cukup berat dan kompleks. Tantangan ini dikelompokkan dalam dua sisi penting, yaitu menyediakan sumber daya manusia penyelenggara pendidikan yang berkualitas diberbagai bidang keahlian, dan menghasilkan out put pendidikan yang memiliki daya saing. Namun demikian, saya yakin tantangan ini dapat dilalui, apabila Kodikau dan jajarannya selalu berpedoman pada 10 komponen pendidikan, yang merupakan kunci utama untuk menghasilkan personel yang siap pakai dengan kinerja tinggi baik secara intelektual maupun moral.

Baca juga:  Para Asisten Kosek Hanudnas IV Menghadiri Syukuran HUT WARA Di Biak

Dikatakannya pula bahwa menjadi kewajiban lembaga pendidikanlah, untuk menghasilkan SDM berkualitas yang mampu melaksanakan setiap tugas yang diberikan. ”Untuk itu, kita harus selalu berinovasi dalam menjalankan tugas mulia ini, kata Dankodikau.

Dua hari sebelum digelar upacara pokok (12/2), di ruang rapat staf I Lanud Sulaiman juga telah dilaksanakan rapat paripurna PIA Ardhya Garini Cabang 4/ Gabungan II Lanud Sulaiman sebelum pada dilaksanakan serahterima jabatan ketua PIA Ardhya Garini Cabang 4 / Gabungan II dan Yayasan Ardhya Garini Cabang Lanud Sulaiman dari Ny. Oktarini Purwaningdiah kepada Ny Irene Nugraheni.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel