Berita

Komandan Kodikau : “Jaga Nama Baik TNI Angkatan Udara”

Dibaca: 6 Oleh 17 Mar 2015Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

“Dengan berpedoman kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, personel Kodikau dan jajaran harus mampu menjaga nama baik TNI Angkatan Udara khususnya Kodikau, sehingga terus meningkatkan kredibiltas dan citra TNI Angkatan Udara”, demikian himbauan Komandan Kodikau pada amanatnya yang dibacakan Direktur Operasi Kodikau Kolonel Pnb. Sri Mulyo Handoko S.IP.,M. AP., selaku Inspektur Upacara dan selaku Komandan Upacara Mayor Kes Ali Mohammad pada upacara 17 an, Selasa (17/3) dilapangan upacara Kodikau. 

Dankodik juga menekankan kepada para Komandan Satuan Jajaran agar senantiasa peduli dan melakukan pengawasan melekat kepada seluruh anggotanya, serta selalu memberikan santiaji tentang disiplin, penegakan hukum, kesehatan maupun bimbingan mental. Selain itu dalam amanatnya Dankodik menyatakan terkait dengan modernisasi melalui penggantian maupun pengadaan alutsista baru, yang dilaksanakan secara bertahap oleh pemerintah, ditujukan untuk memenuhi kebutuhan namun tetap disesuaikan dengan skala prioritas sekaligus untuk menjawab tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks. Penghematan serta perencanaan yang matang berdasarkan azas prioritas harus terus dikembangkan dengan manajemen yang bersih dan transparan agar dengan sumber daya terbatas, kita akan tetap dapat diarahkan untuk menuju tercapainya TNI Angkatan Udara yang modern, efisien, efektif, dan akuntable. 

Baca juga:  Exit Briefing BPK RI di Lanud Sjamsudin Noor

Apabila kita cermati bersama kebijakan pimpinan TNI Angkatan Udara berkaitan dengan pertahanan udara bahwa dinamika penugasan TNI Angkatan Udara saat ini dan akan datang semakin berat dan kompleks. Terkait dengan amanat Kepala Staf TNI Angkatan Udara pada bulan lalu bahwa dampak dari dinamika perkembangan lingkungan strategis, terutama berkaitan dengan faktor kelangkaan energi, ekonomi, keamanan dan perdamaian dikawasan global dan regional, yang cenderung menimbulkan persoalan kawasan yang secara tidak langsung berkaitan dengan pertahanan udara kita, sehingga apabila ditinjau dari respektif TNI Angkatan Udara dan pertahanan negara, pada hakikatnya merupakan tantangan bagi kita semua, baik saat ini maupun dimasa yang akan datang. Inilah yang perlu diantisipasi dengan visi pertahanan yang tepat, melalui assessment yang tajam terhadap persepsi ancaman yang paling potensial yang akan kita hadapi, lanjutnya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel