Berita

Komandan Lanud Abd Saleh Pimpin Pantukhir Taruna Taruni

Dibaca: 114 Oleh 03 Jul 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Panitia penerimaan calon Taruna Taruni Prajurit Angkatan Udara (AAU) 2017 di Lanud Abd Saleh akhirnya menetapkan 9 wanita dan 33 peserta laki-laki untuk mengikuti sidang Panitia Penentu Akhir (Pantukhir) di Gedung Binayudha Lanud Abd. yang dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Abd Saleh Marsma TNI Julexi Tambayong pada hari Senin (3/7).

Danlanud Abd sebagai Ketua sidang mengatakan bahwa, sidang ini memiliki nilai penting bagi perkembangan pembinaan personel TNI pada umumnya di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, dalam menentukan calon tersebut harus sesuai dengan kebutuhan organisasi, dan harus ditetapkan suatu pedoman yang bersandar pada norma-norma yang telah digariskan sehingga tujuan dari penyediaan Calon taruna Taruni Perwira Angkatan UdaraI dapat terwujud.

Pantokhir yang terdiri dari tim Personel, Rumah Sakit, Intelpam, Hukum, Binjas dan Pomau, harus memperhatikan dengan seksama penampilan dari setiap calon Taruna Taruni serta dapat memberikan penilaian secara obyektif sesuai dengan segala ketentuan yang telah ditetapkan karena selain mempertanggung jawabkan kepada Pimpinan TNI juga merupakan tanggung jawab kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, jelas Danlanud Abd. Lebih tegas Danlanud mengatakan : “Masa depan TNI/TNI AU salah satunya ditentukan oleh pilihan yang kita tentukan sekarang ini oleh karenanya pilihan yang tepat akan SDM ini akan menentukan 10-20 tahun mandatang wajah TNI/TNI AU.”

Baca juga:  SAMBUT HARI LINGKUNGAN HIDUP 2014 GUBRI TANAM SAWO KECIK DI LANUD RSN

Beberapa yang harus menjadi perhatian Panitia adalah Tripola pembinaan yaitu Kemampuan fisik, akademis dan prilaku/ karakter. memperhatikan tampilan pantas atau tidak menjadi calon Taruna Taruni. Mengecek kembali kesehatan peserta, memperhatikan postur tubuh dan kesemaptaan jasmani mulai dari mata, mulut, gigi, pundak, punggung, kaki serta ketentuan lainnya yang berkaitan dengan postur. Disamping itu para calon Perwira juga harus mempunyai pengetahuan umum yang memadai, mempunyai suara tegas, lantang dan tidak gagap. Mempunyai wawasan kebangsaan yang cukup, sikap nasionalis dan tidak apriori terhadap orang.

Dalam rekrutmen prajurit TNI, sponsorship atau rekomendasi pejabat yang bersifat nepotisme tidak dibenarkan dan tidak berlaku. Kelulusan setiap peserta selalu didasarkan pada hasil pemeriksaan sesuai standar yang berlaku. Oleh sebab itu diharapkan setiap peserta yang mengikuti seleksi diharuskan menunjukkan kemampuan terbaik dan semaksimal mungkin.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel