Berita

Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Berada di Tengah-Tengah Mahasiswa Baru UMM

Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Berada di Tengah-tengah Mahasiswa Baru UMM
#TNIAU 

TNI AU. Komandan Pangkalan TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh Marsma TNI Hesly Paat mendapat kehormatan dari Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Dr. Fauzan,M.Pd., sebagai Inspektur Upacara dalam Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) UMM Angkatan tahun 2019 di Lapangan Helypad UMM, Senin, (02/09/2019).

Rangkaian acara meliputi laporan komandan upacara, pemeriksaan pasukan, penyematan tanda siswa kepada 48 perwakilan mahasiswa baru, sambutan, penyematan jaket almamater sebagai keluarga besar UMM dan menyaksikan aksi terjun payung free fall Prajurit Paskhas dari Batalyon Komando (Yonko) 464 Paskhas gabungan dengan Denmatra 2 Paskhas dengan drop zone helypad Universitas Muhammadiyah Malang. Hadir dalam upacara tersebut para wakil rektor, pejabat universitas, para dosen dan undangan lainnya.

Dalam pencerahannya mengenai urgensi pemahaman nasionalisme bagi generasi, Danlanud ABD Saleh Marsma TNI Hesly Paat mengatakan “Suatu kehormatan bagi saya, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Abdulrachman Saleh, Malang untuk berdiri berada di tengah-tengah 7000 mahasiswa baru UMM sebagai calon-calon pemimpin Bangsa Indonesia di masa depan. Untuk itu, kepada rektor UMM dan staf yang telah mengagendakan kegiatan ini, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas segala perhatiannya kepada pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh.”

Lebih lanjut Danlanud menyampaikan “Dipahami bersama, saat ini pemerintah telah berupaya untuk terus menumbuhkan semangat nasionalisme warga negara, khususnya para generasi mudanya, agar semangat cinta tanah airnya tetap bergelora, walaupun perkembangan dunia internasional telah mengikis rasa nasionalisme kita semua. Tujuannya agar keberadaan Indonesia sebagai salah satu negara di dunia yang memiliki kemajemukan ini, tetap lestari sepanjang masa, utuh dan berdaulat sejajar dengan negara-negara lain di dunia. Untuk itu, sejak awal berdirinya negara Indonesia, para founding fathers telah meletakkan prinsip fundamental bernegara dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam lambang negara Pancasila untuk seluruh warganya. Para pendiri negara menyadari Indonesia adalah salah satu bangsa yang warganya memiliki berbagai perbedaan, untuk itu agar dapat hidup berdampingan dengan nyaman, perlu menjaga persatuan dan kesatuan dengan menetapkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua, sebagai semboyan bangsa dan negara Indonesia.” Imbuh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Hesly Paat.

Akhirnya Danlanud Abdulrachman Saleh menutup urainnya dengan menyampaikan motto Panglima Besar Jenderal Sudirman yang berbunyi, “Satu-satunya hak milik nasional/republik yang masih utuh tidak berubah-ubah, meskipun harus mengalami segala macam soal dan perubahan, hanyalah Tentara Nasional Indonesia. Motto ini menunjukkan TNI sebagai garda terdepan bangsa, benteng Pancasila akan bersama-sama komponen masyarakat lainnya selalu berupaya terus menjaga kemanunggalan dan memelihara nasionalisme, agar bangsa tetap utuh dan berdaulat.”

Usai acara Rektor Universitas Muhammadiyah Malang Dr. Fauzan, M.Pd., mengucapkan terima kasih kepada Komandan Pangkalan TNI AU Abdulrachman Saleh Marsekal Pertama TNI Hesly Paat atas berkenannya memimpin upacara pembukaan Pesmaba UMM, juga adanya atraksi terjun payung dari personel Paskhas dan iringan pelaksanaan upacara yang khidmat dari Satuan Musik Lanud Abdulrachman Saleh.

Mahasiswa baru UMM angkatan 2019 berjumlah sekitar 7911 orang, 93 diantaranya adalah mahasiswa asing dari 24 negara di dunia, seperti dari Mesir, Korea, Jepang, Thailand, Australia, Vietnam, Hongaria dan lainnya. Hingga kini jumlah seluruh mahasiswa UMM yang sedang kuliah sekitar 35 ribu mahasiswa dari 10 Fakultas juga ada mahasiswa dari Program Strata Dua (Magister) dan Strata Tiga (Doktor).

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel