Berita

Komandan Lanud Iwj Pimpin Upacara Bendera 17-an

Dibaca: 17 Oleh 18 Sep 2015Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Fachri Adamy, memimpin langsung  pelaksanaan upacara bendera 17-an, dengan Komandan Upacara Mayor Adm Osvandri yang diikuti oleh segenap pejabat Lanud Iswahjudi dan Insub, dan seluruh anggota baik militer maupun PNS di lapangan Dirgantara, Lanud Iswahjudi, Kamis (17/9/15).

Pada kesempatan tersebut selaku Inspektur Upacara Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Fachri Adamy membacakan sambutan tertulis Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Dody Trisunu, mengatakan dalam berbagai kesempatan, selaku Pangkoopsau II, tidak  bosan-bosan untuk mengingatkan kepada seluruh prajurit dan PNS jajaran Koopsau II,   agar senantiasa meningkatkan faktor keselamatan terbang dan kerja sebagai tindakan preventif terhadap kemungkinan timbulnya kerugian personel maupun materiil TNI Angkatan Udara.

Menurut Pangkoopsau II, para Komandan Satuan agar benar-benar turun ke lapangan ikut mengecek serta tidak segan-segan melakukan pengawasan secara ketat terhadap para prajurit yang mengoperasikan alutsista yang berpotensi terjadinya accident maupun incident.   ”Optimalkan jam komandan, manfaatkan setiap waktu yang ada sebagai langkah pencegahan terhadap kemungkinan timbulnya accident maupun incident”, jelas Pangkoopsau II.

Baca juga:  Lanud Suryadarma Menerima Kunker Tim Wasrikkap Itjenau

Lebih lanjut dikatakan Pangkoopsau II, seperti kita ketahui bersama, tantangan TNI Angkatan Udara akan semakin kompleks dan dinamis  serta keterbatasan anggaran  masih menjadi bagian dari kendala yang kita hadapi.  Oleh karena itu, Pangkoopsau II  mengajak kepada seluruh personel Koopsau II untuk dapat berpikir kreatif dan kerja keras, berikan yang terbaik dan lakukan tindakan nyata guna dapat mempertahankan dan meningkatkan keberhasilan pelaksanaan tugas TNI Angkatan Udara kedepan.

Diakhir sambutannya Pangkoopsau II menekankan laksanakan tugas dan fungsi sesuai kewenangannya secara optimal, yang berlandaskan pada moralitas, dedikasi dan ketulusan hati dalam bekerja serta tanggung jawab yang tinggi, dan tingkatkan perhatian terhadap bawahan, terapkan reward and punishment dalam upaya menekan angka pelanggaran prajurit semaksimal  mungkin yang akhir-akhir ini sering terjadi di jajaran Koopsau II, seperti kasus desersi, perkelahian, perselingkuhan serta kecelakaan lalu lintas yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel