Berita

Komandan Lanud Manuhua Hadiri Festival Budaya Lembah Baliem

Dibaca: 7 Oleh 11 Agu 2016Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Penlanudmna) Komandan Lanud Manuhua Kol Pnb Arif Widianto S.AB., M. TR (HAN) menghadiri undangan dari Bupati Jayawijaya dalam rangka pembukaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) yang setiap tahunnya diadakan tiap bulan Agustus. Dalam pelaksanaannya kali ini yang ke-27 Bupati Jayawijaya mengundang para Pejabat Militer, Pejabat Instansi Negara, serta para Duta besar negara.

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) adalan sebuah Festival budaya warisan leluhur yang dilaksanakan sebagai wujud upaya pelestarian kesenian dan budaya dari suku-suku di daerah pegunungan jayawijaya, serta merupakan Jejak peradaban menuju hari esok yang lebih baik agar dapat membangun Negeri ini dalam Keberagaman budaya dan parawisata. Pemerintah telah melaksanakan Festival Budaya Lembah Baliem ini sejak 27 tahun yang lalu, dan selalu berjalan dengan baik sehingga cukup menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan baik wisatawan lokal, domestik maupun dari wisatawan manca negara.

Sebelum pelaksanaan upacara pembukaan FBLB, malam harinya dilaksanakan acara ramah tamah di gedung Uakemerek Asso Wamena dengan ditampilkannya kesenian tari maupun kesenian budaya dari berbagai perkumpulan suku yang ada di Wamena, seperti suku batak, minahasa, jawa, ternate, sunda, minang, dan suku dani sendiri yang merupakan suku asli daerah pegunungan Jayawijaya.

Baca juga:  WASRIK BPK RI DI LANUD ADI SOEMARMO

Hadir dalam upacara pembukaan esok harinya pada hari senin (8/8), Bupati Jayawijaya, Wakil Bupati Jayawijaya, Pangdam 17 Cendrawasih, Komandan Lanud Manuhua, Komandan Lanud jayapura, jajaran muspida kab. Jayawijaya, serta hadir pula 7 tamu undangan negara dari kedutaan besar. Setelah pelaksanaan upacara pembukaan, sebanyak 200 pasukan dari Batalyon 756 / WMS Jayawijaya menampilkan tarian adat papua ala militer dengan mengibarkan sebanyak 27 Bendera Merah Putih. Pelaksaan kegiatan budaya ini rencana dilaksanakan selama 3 (tiga) hari di lokasi kampung Walesi Pegunungan Jayawijaya. (Wmp/Bik)

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel