Berita

Komandan Lanud Singkawang II Hadiri Penanaman Mangrove

Dibaca: 12 Oleh 28 Sep 2015Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Komandan Lanud Singkawang II Letkol Pnb Sumantri Hidayat menghadiri penanaman pohon Bakau atau Mangrove di tepi pantai desa sungai duri kecamatan sungai duri kabupaten Bengkayang, dalam rangka peringatan ke-70 Hari TNI tahun 2015. Wujud dari kepedulian bersama rakyat TNI kuat, hebat, profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Kegiatan ini kerja sama TNI dengan Pemda  Kalbar dan Kabupaten Bengkayang, Sabtu (26/9).

Sejak tahun 2000-an timbul kesadaran masyarakat akan pentingnya pepohonan untuk kelestarian dan keseimbangan alam demi kelangsungan hidup berbagai makluk hidup, kegiatan ini untuk memberikan contoh kepada masyarakat manfaat menabung pohon guna penyelamatan lingkungan dari bencana alam. Hutan Mangrove sangat besar manfaatnya bagi lingkungan pantai dan makluk hidup disekitarnya seperti melindungi terjangan ombak, mengurangi erosi atau terkikis oleh aliran air hujan, menahan tiupan angin laut.

P.j Bupati Bengkayang Moses Ahie M.Si  Menyampaikan ucapan terima kasih dari Pemda Kalbar beserta masyarakat kab. bengkayang kepada TNI atas kepeduliannya terhadap wilayah pantai yang sudah terjadi abrasi di wilayah kab. Bengkayang, ada dua kecamatan yang memiliki pantai mulai dari sungai duri sampai keteluk suak sudah terjadi abrasi yang diakibatkan oleh pemotongan pohon bakau untuk kayu bakar dan pengembangan lahan, sehingga perlu adanya kesadaran masyarakat untuk melestarikan pohon bakau.

Baca juga:  Pemeriksaan BPK RI di Lanud Sulaiman

Selanjutnya Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Aris Martono menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan penanaman pohon bakau ini selain untuk menyambut peringatan ke 70 hari TNI, diharapkan dapat membantu Pemda dalam mengajak masyarakat luas untuk melestarikan lingkungan hidup terutama didaerah pesisir, karena satu pohon memiliki sejuta manfaat bagi kelangsungan hidup, terutama didaerah kec. Sungai raya kab. Bengkayang kurang mendapat perhatian. Hilangnya satu pohon bakau akan memutus mata rantai kehidupan pesisir laut.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel