Berita

Komandan Lanud Sulaiman Pimpin Upacara Bendera

Dibaca: 84 Oleh 17 Jun 2019Tidak ada komentar
Komandan Lanud Sulaiman Pimpin Upacara Bendera
#TNIAU 

TNI AU.  Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb. Kolonel Pnb B. Benny, K,SH., MAvMgt., MAIR bertindak sebagai Irup pada upacara bendera mingguan, Senin (17/06/2019), yang diikuti oleh seluruh personel Lanud Sulaiman beserta para siswa dan dilaksanakan di lapangan apel staf II Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung.

Dalam upacara bendera tersebut, Komandan Lanud Sulaiman membacakan sambutan tertulis Komandan Kodiklatau Marsda TNI Andjar Sungkowo,S.E.,M.Si (Han)., yang menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah kepada seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara yang beragama Islam di mana pun berada.

Dalam sambutan tersebut Dankodiklatau mengutarakan kembali sebagian isi dari amanat KSAU Marsekal Yuyu Sutisna, S.E., M.M., yang pernah disampaikan pada apel kHusus Idul Fitri 1440 H seminggu yang lalu dan mengingatkan kembali tentang kewaspadaan atas ancaman invasi teknologi yang dihasilkan oleh Revolusi Industri 4.0 terhadap TNI Angkatan Udara. Dikatakan bahwa nilai-nilai kepemimpinan TNI dan kepemimpinan keudaraan atau airmanship, kini ikut terpapar oleh  komunikasi system jaringan dan dunia digital.

Baca juga:  Sidang Pantukhir Siswa Sesarcab Dilaksanakan di Lanud Adisutjipto

Dankodiklatau melalui amanat tertulis yang dibacakan Irup juga mengajak kepada seluruh personel di jajaran Kodiklatau untuk selalu meningkatkan profesionalitas, militansi dan inovasi, agar tercapai peningkatan prestasi kerja yang membanggakan. “Profesionalitas dapat terwujud antara lain, dengan kita merasa memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan, bersikap proaktif, mencintai pekerjaan, loyalitas, disiplin, dan mau belajar dari kesalahan,” jelas Irup.

Ditekankan pula tentang netralitas politik bahwa netralitas TNI merupakan harga mati yang harus senantiasa kita junjung tinggi dan kita implementasikan mulai dari prajurit berpangkat terendah sampai tertinggi. ”Karena itu, kita semua harus dapat menjaga diri untuk tidak memberikan komentar di muka umum, maupun memberikan status di media sosial, yang berkaitan dengan politik praktis,” kata Irup.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel