Berita

Komandan Lanud Tarakan Mengudara di Udara

Dibaca: 22 Oleh 23 Sep 2016Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Komandan Pangkalan TNI AU Tarakan, Kolonel Pnb Umar Fathurrohman, S.IP., M.Si. mengisi kegiatan dialog interaktif yang diselenggarakan oleh RRI Kota Tarakan, Rabu (21/9). Kegiatan yang bertajuk Anjangsana TNI dan diinisiasi langsung oleh RRI Kota Tarakan yang rencananya akan rutin dilaksanakan selama dua minggu sekali ini mengundang seluruh jajaran TNI yang berada di Kota Tarakan seperti Lantamal XIII, Lanud Tarakan, Kodim 0907 Tarakan serta satuan-satuan TNI lain yang berada di Kota Tarakan.

Dalam dialog yang diadakan di stasiun siaran Pro 1 RRI Tarakan 97.9 Fm dan dimulai pada pukul 16.15 wita ini banyak membahas mengenai kegiatan-kegiatan dan peranan Lanud Tarakan dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia khususnya di wilayah Kalimantan Utara terlebih lagi di wilayah Tarakan. Acara diawali dengan perkenalan Komandan Lanud Tarakan kepada host dan pendengar di wilayah Tarakan dan Kalimantan Utara. Dalam perkenalan tersebut Komandan Lanud Tarakan, Kolonel Pnb Umar Fathurrohman S.IP., M.Si. menyambut baik adanya dialog interaktif tersebut. Beliau memberikan apresiasi positif kepada RRI kota Tarakan atas diadakannya dialog interaktif yang bertajuk Anjangsana TNI karena akan semakin mendekatkan TNI kepada masyarakat khususnya TNI AU kepada masyarakat Tarakan.

Baca juga:  Kasau : Dukung Istri Kepada Suami

Antusiasme pun muncul dari banyaknya pesan singkat dan line telepon yang masuk. Terhitung setidaknya ada empat pesan singkat dan enam line telepon yang dapat dijawab dan datang dari masyarakat  Tarakan selama kurun waktu 45 menit waktu On Air. Secara garis besar, keseluruhan pertanyaan yang disampaikan merupakan kebanggaan tersendiri masyarakat Tarakan kepada Lanud Tarakan. Selain itu, banyak juga harapan-harapan yang digantungkan kepada Lanud Tarakan agar tetap dapat membantu masyarakat kota Tarakan serta menjaga wilayah kedaulatan udara Kalimantan Utara dari serangan-serangan dan tindakan spionase pihak asing.

Di akhir dialog, Komandan Lanud Tarakan berpesan kepada seluruh masyarakat Tarakan untuk tidak menggunakan laser pointer untuk diperdagangkan dan dipermainkan di wilayah sekitar Bandara Juwata serta Lanud Tarakan. Penggunaan laser pointer yang ditujukan kepada pesawat atau kokpit pilot pesawat terbang akan sangat mengganggu pilot dalam menjalankan tugasnya. Karena dalam beberapa waktu kebelakang ditemukan adanya sinar laser yang mengganggu pilot dalam melakukan landing pesawat. Hal tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu konsentrasi seorang pilot karena dalam proses landing diperlukan konsentrasi penuh oleh setiap penerbang. Selain itu, Komandan Lanud Tarakan juga akan tetap menjalankan tugasnya sebaik mungkin sebagai seorang Komandan di Lanud Tarakan yang membawahi seluruh wilayah di Provinsi Kalimantan Utara.

Baca juga:  OR BERSAMA LANUD HUSEIN SASTRANEGARA DENGAN UNNUR BANDUNG

“Kami disini bertugas agar seluruh masyarakat Kalimantan Utara khususnya masyarakat Tarakan dapat selalu tidur nyenyak tanpa khawatir adanya serangan atau gangguan udara dari pihak-pihak asing”, tegas beliau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel