Berita

Komandan Pusdiklathanudnas Surabaya  Buka Kursus Suspa GCI  XXVI dan Susba MCC XXII

Dibaca: 93 Oleh 07 Feb 2018Tidak ada komentar
Komandan Pusdiklathanudnas Surabaya  Buka Kursus Suspa GCI  XXVI dan Susba MCC XXII
#TNIAU 

TNI AU. Komandan Pusdiklathanudnas Kolonel  PNB Mokh Mukhson, S.E., M.M, secara resmi membuka Kursus Perwira GCI (Ground Control Interceptor)  XXVI dan Kursus Bintara MCC (Military Civil Coordination)  XXII Tahun Anggaran 2018 yang diikuti oleh para Direktur, Kapokinst, Instruktur serta para siswa bertempat di Aula Pusdiklathanudnas Surabaya, Selasa (6/2).

Upacara pembukaan pendidikan ditandai dengan penyematan tanda siswa secara simbolis kepada perwakilan siswa. Kursus Perwira GCI XXVI akan dilaksanakan selama 5 bulan diikuti oleh 10 siswa dengan kepala sekolah Kapten Lek Santoso, sedangkan Kursus Bintara MCC XXII akan dilaksanakan selama 3 bulan diikuti oleh 10 siswa dengan kepala sekolah Kapten Lek Sunarto, A.Md.

Dalam sambutannya Pangkohanudnas Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, S.E yang dibacakan oleh Komandan Pusdiklathanudnas mengatakan bahwa, tujuan diselenggarakan pendidikan Kursus Perwira GCI ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam bidang tugas pengontrolan pesawat tempur di udara yang meliputi taktik, teknik penyergapan, prosedur, penanganan sasaran diudara serta untuk membantu para penerbang dalam melaksanakan tugasnya, baik dalam latihan maupun operasi-operasi udara secara mandiri maupun yang bersifat gabungan. Karena itu pendidikan ini menjadi penting artinya bagi segenap Perwira TNI AU yang mendapat kesempatan mengikuti pendidikan ini, untuk meningkatkan kualitas diri agar kedepan mampu menjawab tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks, sedangkan Kursus MCC dilaksanakan dengan tujuan untuk membekali Prajurit TNI Angkatan Udara agar dapat bertugas sebagai operator pada satuan pelaksana Military Civil Coordination (MCC) dengan diberikan pengetahuan dan keterampilan dibidang pengoperasian peralatan MCC yang mengawaki Radar sipil di Bandara serta memiliki sikap perilaku yang dilandasi Sapta Marga, Sumpah Prajurit serta mempunyai kesemaptaan jasmani yang baik sesuai dengan bidang tugasnya.

Baca juga:  Asah Kemampuan, Lanud Dhomber Gelar Latihan Menembak Senjata Laras Panjang

Lebih lanjut dikatakan Kursus GCI dan MCC pada hakekatnya bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan Prajurit yang profesional, efektif, efesien dan modern melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu kalian adalah orang yang dipilih untuk melatih dan mengembangkan diri, maka tunjukkan segala kemampuan yang kalian miliki, dan raih semua ilmu yang ada dengan didasari semangat berlatih yang tinggi, agar kelak dapat diaplikasikan dalam latihan maupun operasi secara nyata dilapangan, jelasnya.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel