Berita

Komandan Satuan Tidak Akan Melindungi Prajurit Yang Melanggar Aturan Dan Hukum

Dibaca: 2 Oleh 18 Jan 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

“Saya ingin garis bawahi bahwa TNI tidak mengenal kata damai bagi prajurit arogan, Komandan satuan tidak akan pernah melindungi prajurit yang melanggar aturan dan hukum. Karena prinsipnya prajurit TNI yang melanggar tidak akan menemukan ruang di hati dan simpati rakyat dan menjadi penghalang terwujudnya kebersamaan TNI-RAKYAT. Ini sangat bertentangan dengan tema HUT ke-70 TNI yaitu “bersama rakyat, TNI kuat, hebat dan profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian”. Demikian pernyataan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dalam amanat yang dibacakan Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Nanang Santoso selaku Inspektur Upacara Bendera 17-an, Senin (18/1) di apron Galaktika Lanud Sultan Hasanuddin, Makassar. Upacara yang penuh khidmat itu, diikuti seluruh anggota Lanud Sultan Hasanuddin, Wing 2 Paskhas, Batalyon Komando 466 Paskhas dan Denhanud 472 Paskhas baik militer maupun Pegawai Negeri Sipil.

Sementara Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Nanang Santoso, sebelum mengakhiri upacara menegaskan bahwa seluruh anggota Lanud Sultan Hasanuddin untuk tetap menjaga kedisiplinan, kebersihan baik pribadi maupun lingkungan kantor dan perumahan, meningkatkan kewaspadaan serta tetap mencermati situasi perkembangan lingkungan yang dinamis, khususnya terkait dengan terorisme dan peredaran Narkoba.. (penhnd/2016)

Baca juga:  Lanud Sam Ratulangi Ikuti Upacara Hari Bela Negara

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel