Berita

KOMANDAN SULAIMAN BUKA TMMD KE-90 DI CIPARAY

Dibaca: 33 Oleh 15 Mei 2013Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-90 Tahun Anggaran 2013 mengusung tema ”Melalui TNI Manunggal Membangun Desa, TNI bersama-sama Polri, Kementerian/LPNK, Pemerintah Daerah dan seluruh komponen bangsa lainnya, kita tingkatkan integritas guna mendukung percepatan pembangunan dalam rangka mewujudkan kedamaian dan kesejahteraan masyarakat di pedesaan”.

Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD yang dilaksanakan secara serentak di 61 wilayah Kabupaten/Kota di Indonesia untuk wilayah Jawa barat dilaksanakan di desa Cikoneng, kecamatan Ciparay dengan inspektur upacara Kolonel Pnb Marsudiranto W. Hadir pada kesempatan tersebut Bupati Bandung Drs. H Dadang M. Nasser, S.H.,S.I.P, Wakil Bupati Bandung Deden R Rumiaji, Kajari Sugiono, S.H., M.H., Asrendam Kolonel Inf Benyamin, Dandim Letkol Inf R Agus Prasetio Utomo, LO Kodam Kolonel Pnb Rudi faisal, Pimpinan Pondok Pesantren Baiturahman H Iman Abdurrahman, KPN Bandung Ahmad Sukandra, S.H., M.H. Selasa (14/5).

Kegiatan TMMD ini diprioritaskan untuk daerah tertinggal, terpencil, perbatasan, pulau-pulau kecil terdepan, perkotaan yang belum tersentuh oleh pembangunan dan kumuh, serta daerah lain yang terkena bencana. “Dalam konteks kepentingan pembangunan, program TMMD merupakan sarana untuk membantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat, mengatasi kesulitan yang terjadi di daerah serta meningkatkan akselerasi pembangunan desa dalam rangka mendukung pembangunan nasional,” kata Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Marsudiranto W saat membacakan amanat KSAD jenderal TNI Pramono Edhi Wibowo selaku penanggung jawab operasoinal TMMD.

Baca juga:  Fly Pass Meriahkan HUT ke-254 Yogyakarta

Lebih lanjut dijelaskan bahwa program TMMD yang dilaksanakan di 61 wilayah Kabupaten atau kota di Indonesia ditujukan pada pembangunan sasaran fisik dan nonfisik. Dalam pembangunan fisik ditujukan pada pembangunan berbagai sarana dan infrastruktur masyarakat di wilayah. Seperti pembangunan jalan baik pelebaran maupun perkerasan jalan, pembangunan jembatan, pembangunan drainase, rehab rumah ibadah, rehab sekolah, rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan Balai Desa, serta sarana masyarakat lainnya.

Sementara sasaran nonfisik diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat untuk membangun daerahnya sendiri, serta tumbuh kesadaran untuk memberdayakan potensi daerahnya menuju kehidupan sosial masyarakat yang lebih maju, sejahtera dan mandiri.

Ditegaskan pula bahwa sebagai bagian dari komponen masyarakat, TNI tetap konsisten untuk membantu kesulitan rakyat, memberdayakan masyarakat dan meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah guna meningkatkan kesejahteraan dan kualitas sumber daya masyarakatnya. Hal tersebut merupakan salah satu tugas pokok TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sebagaimana tertuang dalam UU TNI nomor 34 tahun 2004 adalah membantu tugas pemerintahan di daerah.

Baca juga:  Upacara Bendera 17-an di AAU

Program TMMD yang dilaksanakan secara rutin dua kali dalam setahun ini merupakan program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, Kementerian, Lembaga Pemerintah Non Kementerian dan Pemerintah Daerah serta segenap lapisan masyarakat. Proses perencanaan TMMD disusun dengan sistem “bottom up planning”, yang melibatkan berbagai instansi dan komponen masyarakat, yang secara hierarkis diawali dengan musyawarah di tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga tingkat pusat, dan selanjutnya ditetapkan sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa.

TMMD tahun anggaran 2013 diikuti satu peleton dari Armed IV Cimahi, Kodim 0609 Cimahi, Koramil 0906 Ciparay, dan dari Lanud Sulaiman. Dengan sasaran pembangunan perbaikan jalan yang menghubungkan desa Cikoneng dengan desa Mekar Laksana, perbaikan rumah tidak layak huni enam unit, pembangunan sarana MCK satu unit, dan pemasangan gorong-gorong.

Usai upacara pembukaan pada kesempatan tersebut Komandan Lanud Sulaiman berkesempatan menyerahkan delapan kantong bibit ikan nila, dua ekor domba sumbangan dari dinas peternakan kabupaten Bandung. Dilanjutkan secara simbolis dengan penanaman pohon dan penyerahan seribu pohon.

Baca juga:  Pasis Sekkau A-106, Kuliah Kerja di Beberapa Instansi

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel