Berita

Komandan Wingdikkal Ikuti Aple Khusus Tahun 2021

Dibaca: 11 Oleh 04 Jan 2021Tidak ada komentar
Komandan Wingdikkal mengikuti Aple Khusus Tahun 2021
#TNIAU 

TNI AU.  Mengawali kerja awal tahun 2021, Komandan Wing Pendidikan Permbekalan Kolonel Hidayat Januardi didampingi Komandan Skadik 601 Mayor Kal Danny Muktar mengikuti Apel Khusus tahun 2021 secara Virtual Senin (4/01/2020) bertempat diruang kerja Danwingdikkal, Apel Khusus Tahun 2021 ini dipimpin langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI  Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P.

Dalam sambutannya, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. mengatakan, pada kesempatan ini atas nama pribadi dan selaku Kepala Staf Angkatan Udara, mengucapkan “Selamat Hari Natal” kepada umat kristiani TNI Angkatan Udara, dan “Selamat Tahun Baru” kepada seluruh personel TNI Angkatan Udara, di mana pun berada dan bertugas. Semoga di tahun 2021 ini, kita dapat melaksanakan tugas dan kewajiban kita sebagai prajurit TNI Angkatan Udara, dengan diliputi keberkahan, keselamatan, dan kesuksesan.

Lebih lanjut Kasau mengatakan, Sepanjang tahun 2020 lalu, telah banyak pencapaian positif yang berhasil kita raih. Meskipun demikian, juga masih banyak ditemukan kekurangan di berbagai sisi, yang harus kita perbaiki. Menyikapi pencapaian positif yang telah ditorehkan, Kasau mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara, atas pelaksanaan tugas dan pengabdian yang telah di darma baktikan sepanjang tahun 2020. Selanjutnya, sehubungan dengan masih adanya kekurangan yang ditemukan di tahun 2020 lalu, maka kita harus mengkaji ulang, menyusun perencanaan, dan membuat langkah terukur, sebagai upaya perbaikan yang berkelanjutan. Sehingga kita dapat menyongsong tahun 2021 ini dengan semakin baik lagi.

Baca juga:  Lanud Sam Ratulangi Manado Upacara Tradisi Passing In-Out Komandan

Mengawali tugas di hari kerja pertama tahun 2021 ini, Kasau mengajak kita untuk harus optimis dan terus menumbuhkan keyakinan untuk berbenah dan berubah semakin baik. Secercah harapan di tengah pandemi, akhirnya terbit seiring dimulainya pemberian vaksin di beberapa negara. Bahkan hingga hari ini, pemerintah Indonesia telah berhasil mendatangkan tiga juta vaksin COVID-19 buatan Sinovac Biotech. “Kita patut bersyukur, dan tentunya kita semua berharap, dengan ditemukannya vaksin tersebut, kehidupan serta perekonomian negara akan berangsur membaik. ” Jelas kasau.

Menanggapi pernyataan Presiden Republik Indonesia, Bapak Ir. H. Joko Widodo, bahwa pemerintah akan terus bekerja keras untuk mengendalikan kasus COVID-19. Salah satunya dengan pelaksanaan vaksinasi akan dimulai pertengahan Januari 2021. Menindaklanjuti hal tersebut, maka TNI Angkatan Udara, harus siap mendukung pemerintah, melalui pendistribusian vaksin dan pengamanan pelaksanaan vaksinasi, hingga ke seluruh penjuru tanah air.

Di bidang lain Kasau menambahkan tentang fokus utama dalam setiap latihan ke depan adalah pada peningkatan interoperability antar unsur dalam kesatuan operasi, peningkatan level latihan secara bertahap, dan peningkatan kemampuan pelaksanaan operasi malam hari, yang harus senantiasa diiringi safety concern yang tinggi. Di samping itu, seiring dengan rencana kedatangan berbagai alutsista baru dalam beberapa tahun kedepan, maka penyiapan sarana prasarana dan pelatihan SDM, seyogyanya juga dimulai pada tahun ini. Diperlukan persiapan dan perencanaan yang matang, agar pelaksanaannya benar-benar tepat guna dan sesuai dengan kebutuhan TNI Angkatan Udara.

Baca juga:  4000 Runners Meriahkan  Airforce Run '18 Kasau: Melalui Air Force Run '18, TNI AU Ajak Masyarakat Nikmati Segarnya Udara Halim

Mengakhiri sambutanya memberikan penekanan untuk dpedoman dalam pelaksanaan tugas pada Tahun Anggaran 2021 ini, diantaranya :

Pertama, perkokoh keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebagai landasan yang paling fundamental dalam setiap penugasan dan pengabdian prajurit.

Kedua, tanamkan safety awareness sebagai personel Angkatan Udara. Setiap stakeholders, mulai dari para pimpinan di tingkat pusat, hingga para pelaksana di unit kerja terkecil, harus benar-benar hands on dan peduli terhadap keselamatan terbang dan kerja di satuannya.

Ketiga, pahami setiap tugas dan tanggungjawab yang diamanahkan. Jadilah insan dirgantara yang mampu berpikir kritis dan memiliki mindset untuk terus belajar tanpa henti.

Keempat, jaga soliditas dan sinergisitas antara TNI Angkatan Udara dengan matra lain, Kepolisian Republik Indonesia, dan komponen bangsa lainnya, sehingga terwujud kesatuan yang kokoh dalam menjamin keutuhan bangsa dan negara.

Kelima, jaga kehormatan diri sebagai prajurit. Tidak peduli setinggi apa pun pangkat, jabatan, dan kemampuan yang dimiliki seorang prajurit, semua tidak akan berarti jika tidak dilandasi dengan kehormatan.

Baca juga:  PENGUKUHAN DAN PELANTIKAN ANGGOTA SAKA DIRGANTARA KWARCAB NATUNA

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel