Berita

KOMITMEN TERHADAP ZERO ACCIDENT

Dibaca: 17 Oleh 14 Mei 2010Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

Mengingat sering terjadinya accident pada alutsista TNI Angkatan Udara Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I Marsekal Muda TNI Imam Sufa’at, S.IP memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk mengevaluasi dan introspeksi tentang komitmen terhadap Zero Accident supaya tetap terwujud, hal ini perlu ditekankan oleh komandan satuan sehingga keselamatan terbang dan kerja dapat tercapai. Selain itu, Pangkoopsau I pada upacara tujuhbelasan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Komandan Lanud Supadio Kolonel Pnb Yadi Indrayadi juga memerintahkan kepada prajuritnya untuk selalu menjunjung tinggi komitmen netralitas TNI pada Pilpres 2009 ”.(Jum’at, 17/6).

 

Lebih lanjut dalam amanatnya, Imam Sufa’at mengatakan profesionalitas prajurit Matra Udara, sangat diperlukan guna menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, kesemuanya dapat diraih dengan meningkatkan disiplin, loyalitas, dedikasi serta etos kerja untuk mencapai kesiapan alutsista dan sesuai dengan sasaran tugas pokok. Amanat marsekal bintang dua yang juga pernah menjabat Komandan Lanud Supadio ini mengajak seluruh prajuritnya agar tetap menjaga sikap dan moral baik dalam kedinasan maupun pergaulan di masyarakat dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan memegang teguh iman dan taqwa terhadap Tuhan yang maha esa.

Baca juga:  Prajurit Lanud J.B Soedirman Bersihkan Monumen Pesawat OV-10F Bronco di Bqanjarnegara

 

Usai membacakan sambutan Pangkoopsau I, Yadi di depan para anak buahnya menjelaskan lebih detail perihal netralitas TNI. Ia mengatakan ”Netralitas TNI, harus benar-benar dipahami, dihayati dan diimplementasikan dalam kehidupan prajurit. Pilpres mendatang mempunyai makna yang sangat penting bagi kehidupan bangsa Indonesia, karenanya harus terlaksana aman dan sukses. Untuk itu agar semua pedoman dan petunjuk hendaknya benar-benar dipatuhi, ditaati dan dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab, oleh karenanya saya perintahkan agar para Komandan Satuan atau Kepala Satker dapat memahami betul, melakukan sosialisasi dan pengawasan melekat terhadap personel di jajarannya, sehingga setiap anggota memahami, mengerti dan tidak melanggar peraturan yang ada,” jelas Yadi.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel