Berita

KOMUNIKASI PENDIDIK DAN PESERTA DIDIK TIDAK BERSIFAT MONOLOGIS

Dibaca: 47 Oleh 25 Mei 2012Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

Proses komunikasi antara pendidik dan peserta didik dalam proses pembelajaran diharapkan tidak lagi bersifat monologis melainkan dialogis. Dengan demikian, hubungan kesetaraan antara instruktur dan peserta didik yang telah dibangun tersebut diharapkan dapat melahirkan paradigma baru.

Demikian dikatakan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Elianto Susetio, S.I.P pada upacara penutupan pendidikan Suspagumil (Kursus Perwira Guru Militer) Angkatan ke-41 di Lanud Sulaiman, yang dihadiri para kepala dinas, komandan skadik, para pejabat Makorpaskhasau, depohar 40 dan depohar 70. (Jum’at 25/5).

Dikatakan, dengan hubungan kesetaraan yang sama-sama belajar, para instruktur kelak dapat menampilkan karakteristik pendidik yang mampu memotivasi dan menginspirasi peserta didiknya untuk menularkan sikap, kepribadian, dan berperilaku sebagaimana mestinya sebagai tenaga pendidik.

Diharapkan, setelah lulus menyelesaikan pendidikan, dapat menjadi tenaga pendidik atau instruktur dalam berbagai bidang penugasan, tidak saja di lembaga pendidikan namun di satuan-satuan operasional.

”Oleh karena itu, kepada para lulusan, agar tambahan ilmu pengetahuan yang didapat selama mengikuti pendidikan ini terus dikembangkan, agar saudara-saudara memiliki bekal yang lebih kuat lagi, yang bisa mendasari kemampuan saudara sebagai tenaga pengajar”.

Lebih lanjut dikatakan, para lulusan yang kini menyandang sebagai guru militer, kelak harus bersemangat memberikan keyakinan kepada para peserta didiknya bahwa mereka akan memperoleh kecakapan berfikir tinggi, kritis dan cakap dalam memecahkan masalah, sebagai bagian dari proses pengembangan mental dan kepribadian prajurit yang Sapta Marga. Pahamilah bahwa pengetahuan yang terbina dengan baik, akan melahirkan berbagai kreativitas.

”Dengan demikian, akan mampu mengemban tugas sebagai seorang tenaga pendidik yang bersanubari karakter meaningfull learning, yaitu yang mampu mentransformasikan nilai-nilai kebaikan secara berkelanjutan, tidak sekedar transfer of knownledge tetapi harus transfer of values, ” kata Danlanud.

Baca juga:  99 KARBOL AAU BERKUNJUNG DI LANUD ATANG SENDJAJA

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel