Berita

KONFERENSI KEDIRGANTARAAN MILITER INTERNASIONAL DI JAKARTA

Dibaca: 17 Oleh 27 Jun 2013Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Serangkaian workshop dan konferensi kedirgantaraan militer internasional akan diselenggarakan pada tanggal 1-3 Juli 2013 di Hotel Sultan Jakarta. Bertindak selaku tuan rumah dalam kegiatan internasional untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia ini adalah TNI Angkatan Udara dan Bakorkamla bekerjasama dengan Tangent Link Ltd dari Inggris.

Tangent Link Ltd selama ini sering menyelenggarakan konferensi internasional di Eropa, Asia Tenggara, Asia Selatan, Timur Tengah dan Amerika Selatan terkait bidang tehnologi pertahanan, kedirgantaraan, maritim, SAR dan penanggulangan bencana. Bertindak selaku organiser acara ini adalah Ajindo Convex yang menjadi perwakilan Tangent Link di Indonesia.

Tanggal 1 Juli diselenggarakan sebuah workshop bertema ”Military Maintenance Repair & Overhaul” yang menitik beratkan pada berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan logistik dan manajemen modern dibidang perawatan dan perbaikan pesawat dan alutsista militer dan keamanan. Dalam acara yang rencananya akan dibuka oleh Kasau atau yang mewakili akan menghadirkan para pembicara pakar internasional dibidang manajemen perawatan pesawat militer modern.

Pokok bahasa meliputi antara lain ”Condition Base Monitoring, Asset Maintenance & Sustainment, Performance based Logistic dan Assured Availability”. Semuanya dengan tujuan mempertahankan kesiapan operasional alutsista modern kita. Dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang akan diikuti para stakeholder terkait perawatan dan logistik alutsista dari semua angkatan TNI, Kepolisian, anggota parlemen, para pakar kedirgantaraan dan militer serta media masa nasional.

Baca juga:  Pangkoopsau I Kuker Ke Lanud Sukani

Selanjutnya pada tanggal 2-3 Juli diadakan konferensi ”Airborne Special Mission”. Dalam konferensi yang akan dibuka Kalahar bakorkamla ini akan hadir para perwakilan dari berbagai angkatan bersenjata untuk akan membahas pengalaman dan tantangan serta tehnologi terkini dalam melaksanakan missi operasi udara khusus.

Hal-hal yang akan dibahas meliputi Ancaman keamanan maritim di Asia Tenggara, Operasi Udara Kontra Narkoba, Operasi udara Kontra Bajak laut, Pengawasan Udara pada ZEE, operasi udara pengamanan perbatasan, pelindungan udara perikanan lepas pantai, Perlindungan dari perampokan di perairan, Search & Rescue, pengintaian udara pada human trafficking, proyek multi fungsi pengamatan maritim, operasi gabungan keamanan maritim serta operasi udara untuk antisipasi dan penanggulangan bencana.

Pembicara akan hadir dari Inggris, Indonesia, PBB, Singapore, Afrika selatan, Soloman Islands, Australia, Malaysia, Seychelles, Bangladesh, Pakistan, Austria, Swedia, Uni Eropa dan negara lainnya. Acara ini akan diikuti para stakeholder terkait operasi udara khusus dari Kemhan, Mabes TNI, TNI AU, TNI AD, TNI AL, Kepolisian, Bakorkamla, Instansi terkait, Basarnas, BNPT, para diplomat, pakar kedirgantaraan dan militer, kalangan intelijen dan dari media nasional.

Baca juga:  WARGA LANUD ATS PERINGATI TAHUN BARU ISLAM 1435 H

Selama pelaksanaan MRO Workshop dan Konferensi Airborne Special Mission akan diberikan paparan tentang sistem pengawasan dan alutsista berbasiskan tehnologi modern yang digunakan dalam operasi udara khusus. Diharapkan pelaksanaan workshop dan konferensi akan menambah wawasan, pengetahuan dan jaringan kerjasama yang menguntungkan bagi pengembangan kekuatan dan kemajuan kedirgantaraan militer kita.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel