Berita

Konsep Penerjunan Prajurit Paskhas di Masa Depan

Dibaca: 5 Oleh 07 Okt 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Pelaksanaan gelar latihan Angkasa Yudha 2016 yang diselenggarakan di Pangkalan Udara TNI AU Ranai telah berakhir dimana Korpaskhas melibatkan sekitar 650 prajurit dalam mendukung latihan tersebut, Kamis (06/10).

Wadan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI T. Seto Purnomo saat diwanwancara wartawan mengatakan konsep Korpaskhas ke depan akan terus melakukan evaluasi dari yang diperoleh dari hasil latihan.

Kedepan Korpaskhas akan mencoba untuk merubah beberapa konsep operasi seperti penerjunan Satuan Tempur Paskhas, dimana selama ini menggunakan payung statik namun kedepan mulai dengan kegiatan yang baru saja usai, seluruh penerjunan satuan tempur Paskhas akan menggunakan payung freefall.

Dengan menggunakan metode penerjunan freefall maka kerahasiaan menjadi lebih terjaga dan droping paaukan bisa lebih jauh dari dropping zone. Itulah alasan yang sangat mendasar kenapa kita menggunakan payung freefall. Tutur Wadan Korpaskhas.

Konsep rencana ini sudah disetujui oleh pimpinan TNI Angkatan Udara, diharapkan ke depan bukan hanya pengadaan parasut freefall yang kita butuhkan akan tetapi pendidikan harus juga ditambah dengan jumlah peserta didik kaitannya dengan pendidikan freefall. Tutur Wadan Korpaskhas.

Baca juga:  Ibadah Puasa Tidak Menghalangi Personel Lanud Husein Sastranegara Untuk Korve

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel