Berita

KONSULTASI PUBLIK RUU PENGAKTIFAN KEMBALI MANTAN PARAJURIT TNI

Dibaca: 8 Oleh 21 Mei 2010Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Konsultasi Publik Rancangan Undang-Undang (RUU) Pengaktifan Kembali Mantan Prajurit TNI Dalam Keadaan Darurat dan Keadaan Perang yang pelaksanaannya bertempat di Balai Parajurit Kodam IX Udayana, Rabu (10/3)

 

Hadir dalam acara tersebut utusan Kodam IX Udayana 24 orang, Lanal Denpasar 8 orang, Lanud Ngurah Rai 8 orang, Tokoh Masayarakat 10 orang, Tokoh Agama 10 orang, Perwakilan Partai Polltik 10 orang, LSM 10 orang, Akademisi 10 orang, Mahasiswa 10 orang demikian disampaikan oleh Kasdam IX Udayana Brigjen TNI Agung Revolton dalam sambutannya membuka acara Konsultasi Publik RUU Pengaktifan kembali Mantan Prajurit TNI Dalam Keadaan Darurat Militer dan Keadaan Perang.

 

Ketua TIM pelaksanaan Konsultasi Publik Rancang Undang-Undang Pengaktifan kembali Mantan Parajurit TNI Dalam Keadaan Darurat dan Keadaan Perang. Marsma TNI Sigit Herdiyanto SIP yang menjabat sebagai Dirpersvet Dirjen Kuathan Kemhan menyampaikan maksud dan tujuan Konsultasi Publik Rancangan Undang-Undang ini adalah mendengarkan masukan dan saran dari Masyarakat tentang keberadaan Rancangan Undang- Undang ini beliau juga menyampaikan Konsultasi Publik RUU ini telah dilaksanakan di Kodam V Barawijaya dan Kodam II Sriwijaya.

Baca juga:  Apel Gelar Pasukan Satgas Penanggulangan Bencana Asap di Lanud Roesmin

 

Dari Lanud Ngurah Rai Hadir dalam Konsultasi Publik RUU pengaktifan kembali mantan prajurit TNI dalam keadaan Darurat Militer dan Keadaan Perang Letkol Kes Ni Luh Putu Yumiasih dan 7 orang perwira. Termasuk Kapentak Lanud Ngurah Rai Kapten Sus Rinaldi.

 

Dalam Konsultasi Publik RUU ini sebanyak 9 orang mengkritisi dan memberikan saran tentang Rancangan Undang- Undang ini termasuk Letkol Kes NI Luh Putu Yumiasih memberikan masukkan dan saran.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel