Marsma TNI Kukuh Sudibyanto

Kepala Dinas Penelitian Dan Pengembangan TNI AU

Lahir di Surabaya pada tanggal 19 Desember 1962, diterima menjadi Calon Prajurit Taruna, dan dilantik sebagai Letnan Dua pada tahun 1986. Mengikuti pendidikan Sekkau pada tahun 1995. Seskoau pada tahun 2000. Pada tanggal 20 Februari 2017 dilantik menjadi Kepala Dinas Penelitian Dan Pengembangan TNI AU sampai sekarang.

Dislitbangau bertugas membina dan menyelenggarakan fungsi Penelitian dan Pengembangan yang meliputi Penelitian, Pengembangan, Pengujian dan Evaluasi Materiil, serta pengkajian dan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka pembinaan kekuatan dan kemampuan TNI AU.

Visi:

  • Menjadi Institusi terdepan di bidang penelitian dan pengembangan yang profesional dan modern dalam rangka mendukung kesiapan alat utama sistem senjata TNI AU.

 

Misi:

  • Meningkatkan kemampuan rekayasa, modifikasi serta inovasi untuk mendukung kesiapan dan pengembangan Alutsista TNI AU.
  • Mewujudkan/meningkatkan pengkajian Iptek dan Alutsista TNI AU.
  • Meningkatkan kemampuan pengujian dan evaluasi materiil TNI AU.
  • Meningkatkan kerja sama di bidang Litbang dengan komunitas Litbang lainnya.

SEJARAH SINGKAT DISLITBANGAU

1. Gagasan pembentukan organsisasi Litbang TNI AU mulai diadakan pada tahun 1963 berdasarkan Intrsuksi Badan Pimpinan Depot-depot Nomor 004/Instr/Bap1963 tanggal 29 Juli 1963 tentang Inti Personalia Depot Penelitian Teknik 051 (disingkat DP-051) yang berkedudukan di Pangkalan Udara Utama Husein Sastranegara Bandung, sebagai salah satu unit dari kesatuan induk Komando Logistik.

2. Dicetuskannya program Litbang TNI AU disebabkan adanya sasaran tugas-tugas Litbang antara lain untuk memanfaatkan kehadiran tenaga Misi Penelitian Uni Soviet (MIPUS) di Indonesia, yang saat itu tugasnya adalah melaksanakan penelitian tentang mutu adanya kelainan suatu system akibat pengaruh iklim tropis terhadap peralatan milik TNI AU yang berasal dari Uni Soviet.

3. Menyadari betapa pentingnya fungsi Litbang dalam tubuh TNI AU, maka ditingkat Markas Besar membentuk suatu wadah yang disebut Biro Penelitian dan Pengembangan (ROLITBANG), sedangkan pada tingkat eselon pelaksana dibentuk Depot Penelitian dan Pengembangan 051 (DP-051) dipimpin oleh Kapten Udara Slamet Mamiek (alm), yang kemudian sesuai dengan kebutuhan organisasi, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, DP-051 mengalami beberapa kali perubahan/penyempurnaan organisasi. Secara kronologis perubahan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut :

4. Berdasarkan Keputusan Mentri/Panglima Angkatan Udara Nomor 14 tahun 1964 tanggal 27 Februari 1964 telah dibentuk Depot Penelitian dan Pengembangan Teknik 051 disingkat DP-051 dengan Komandan Kapten Udara Slamet Mamiek. Sasaran tugas pada saat itu adalah “ Operation Handling “ dan Maintenance peralatan yang dimiliki TNI AU yang berasal dari Uni Soviet.

5. Dengan semakin luas dan berkembangnya tugas penelitian dan pengembangan, maka perlu menyatukan ROLITBANG dengan Depot 051, oleh karena itu berdasarkan Surat Keputusan Menteri/Panglima Angkatan Udara Nomor : 45 Tahun 1966 tanggal 17 Mei 1966 maka dibentuk Direktorat Jenderal Litbang (Ditjen Litbang) dan yang pernah menjabat Dirjen Litbang adalah :

  • a. Kolonel Udara TH. H. Gosttschalk ( 17-05-1966 s.d 31-05-1967 )
  • b. Komodor Udara R. Soebambang (Alm) ( 31-05-1967 s.d 06-01-1970 )
  • c. Komodor Udara Dr. R. Sunaryo ( 06-01-1970 s.d 15-07-1973 )

6. Sejalan dengan perubahan/pentempurnaan organisasi TNI AU, maka berdasarkan Surat Keputusan Kasau Nomor : 57 tahun 1970 nama Ditjen Litbang diganti menjadi Pusat Penelitian dan Pengembangan disingkat Puslitbang, dan yang pernah menjadi Kapuslitbang adalah Marsekal Pertama TNI Dr. R. Sunaryo (06-07-1973 s.d 15-07-1973 ) dan Marsekal Pertama TNI Kadarisman, BcTT ( 15-07-1973 s.d 20-12-1976 )

7. Dengan adanya Reorganisasi di tingkat Mabes TNI AU, Puslitbang selaku Balakpus Mabes TNI AU berdasarkan keputusan Menhankam/Pangab Nomor : Kep/14/IV/1976 tanggal 13 April 1976 dan Keputusan KAsau Nomor : Kep/41/IX/1976 tanggal 30 September 1976, Puslitbang mengalami perubahan nama menjadi Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI Angkata Udara disingkat Dislitbangau sampai sekarang.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *