Berita

Koopsau II Laksanakan Kegiatan Ceramah Komunikasi Sosial Selama Dua Hari

Dibaca: 20 Oleh 06 Agu 2020Tidak ada komentar
Konsep Otomatis
#TNIAU 

TNI AU. Komando Operasi TNI Angkatan Udara II melaksanakan kegiatan caramah Komunikasi Sosial selama 2 hari dengan menghadirkan 2 orang Narasumber yaitu Dekan Fakultas Teknik Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof Dr. Ir. Tatacipta D dan Kepala Penerangan Koopsau II Letkol Sus Husban Abady yang berlangsung di Gedung Suryadi Suryadarma Makoopsau II, Selasa-Rabu (4-5/7/2020).

Kegiatan yang mengambil tema “Melalui Komsos TNI AU, Kita Tingkatkan Semangat Persatuan dDan Kesatuan Bangsa, Guna Mempertahankan Kedaulatan NKRI” diikuti oleh peserta dari para Pegawai Kantor Kecamatan,  Pegawai Kantor Kelurahan, perangkat  RW dan RT, Mahasiswa, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda, seperti FKPPI, KNPI, dan Pramuka.

Pada hari pertama, dengan melalui telekonferens yang dipandu oleh Kolonel Pom Muhammad Nur, S.Sos., Asisten Potensi Dirgantara Kas Koopsau II, Prof Dr. Ir Tatacita D dalam paparannya menjelaskan secara singkat tentang perkembangan revolusi pertama sampai dengan Revolusi Industri 4.0. Beliau mengatakan bahwa dalam memasuki Revolusi Industri 4.0 perlu adanya pemahaman yang benar tentang revolusi industri tersebut, baik dari segi dampak positifnya maupun dari segi dampak negatifnya, sehingga dampak positif yang ditimbulkan bisa kita manfaatkan untuk kemajuan bangsa dan negara sedangkan dampak negatifnya kita harus melakukan antisipasi untuk mengatasinya.

Baca juga:  Survei Akreditasi SNARS Edisi I RSAU dr Munir Lanud Abdulrachman Saleh

Sementara itu, Letkol Sus Husban Abady dalam paparannya menyampaikan, tentang Wawasan Kebangsaan dengan membahas Nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari empat Konsensus Dasar Bangsa yaitu Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika yang didalamnya tercantum 14 nilai-nilai kebangsaan. Ke 14 nilai itu adalah Nilai Religius, Nilai Kekeluargaan, Nilai Keselarasan, Nilai Kerakyatan, Nilai Keadilan Perorangan, Nilai Demokrasi, Nilai Kesetaraan, Nilai Ketaatan Hukum, Nilai Kesatuan Wilayah, Nilai Persatuan Bangsa, Nilai Kemandirian, Nilai Toleransi, Nilai Keadlian Kolektif dan Nilai Gotong royong. Nilai-nilai kebangsaan tersebut harus dipahami, dimengerti dan diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dalam rangka mencapai tujuan nasional Indonesia.

Pada hari kedua Kepala Penerangan Koopsau II yang tampil sebagai pembicara tunggal menyampaikan tentang pentingnya kesadaran bela negara, dengan mengatakan bahwa bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalin kelangsungan hidup bangsa dan negara yang seutuhnya. Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara dan syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang. Kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Dengan melaksanakan kewajiban bela negara, menjadi bukti dan proses bagi seluruh warga negara untuk menunjukkan kesediaan mereka dalam berbakti pada nusa dan bangsa.

Baca juga:  Upacara Peringatan ke-59 HUT PIA Ardhya Garini di Lanud Wirasaba

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel