Berita

Koopsau II Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H/2018 M

KOP_8397
#TNIAU #TNI-AU

TNI AU.  Komando Operasi TNI Angkatan Udara II melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1440 H/2018 M., bertempat di Mesjid Al-Ikhlas Koopsau II Makassar, Rabu (28/11).  Peringatan tersebut diikuti oleh para Pejabat Makoopsauy II, para Perwira, Bintara, Tamtama  dan Pegawai Negeri Sipil Koopsau II Makassar, juga turut dihadiri oleh Pengurus PIA Ardhya Garini Daerah II Koopsau II.

Dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini mengambil Tema Jadikan hikmah maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1440 H/2018 M sebagai suri teladan bagi Prajurit dan PNS TNI yang berjiwa kesatria, militan, loyal, profesional, moderen dan manunggal dengan rakyat.” Tema tersebut mengandung makna  semoga kita dapat meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan kita sehari-hari.

Dalam Sambutannya Pangkoopsau II Marsda TNI Henri Alfiandi yang dibacakan oleh Aspotdirga Kaskoopsau II Kolonel Pom Muhammad Nur mengatakan bahwa memperingati maulid Nabi Muhammad SAW, seperti yang sedang kita lakukan ini, hakekatnya merupakan bentuk ungkapan rasa syukur kita kepada allah swt, yang telah mengutus Rasulullah Muhammad SAW. Sebagai rahmat bagi seluruh alam, serta merupakan upaya kita dalam melestarikan dan memelihara kecintaan   kita   kepada Rasulullah Muhammad SAW. Sekaligus meneladani pola hidup, perilaku serta kepemimpinan beliau dalam kehidupan kita sehari hari, baik dalam tugas kedinasan, kehidupan rumah tangga, maupun bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Menurut Pangkoopsau II, sosok pribadi Rasulullah Muhammad SAW. bukan hanya sebagai Nabi dan Rasul Allah SWT, akan tetapi beliau juga sebagai manusia biasa, beliau juga seorang suami, sebagai ayah, sebagai pemimpin yang berada ditengah-tengah ummatnya, dan bahkan sebagai pemimpin negara. Kehadiran pribadi Rasulullah Muhammad SAW. Seperti cahaya di atas cahaya, ia lahir bagai berlian, yang membuat tercengang siapapun yang memandangnya. dengan kehadirannya mampu merubah peradaban dunia. Ia memiliki empat sifat utama yang patut kita teladani yaitu siddiq (benar), amanah (bisa dipercaya), tabligh (menyampaikan kebenaran), fathanah (cerdas).

Sementara itu Ustadz Drs. H. Arifuddin Lewa, M.Ag., dalam uraian Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW mengatakan bahwa Rasulullah Muhammad SAW diutus sebagai Rahmatan Lilalamiin, menjadi rakmat bagi seluruh alam semesta. Apabila kita menjadikan beliau sebagai contoh dan panutan, maka kita akan hidup damai, tentram serta memperoleh keselamatan dan kebahagiaan di dunia dan akhirat serta dijauhkan dari siksaan api neraka.

Leave a Reply