Berita

Koopsau III Gelar Latihan Survival Tempur “Digdaya Yudha” dan “Egress Procedure” Tahun 2021 di Wilayah Samofa Biak”

Dibaca: 10 Oleh 10 Mar 2021Tidak ada komentar
Koopsau III Gelar Latihan Survival Tempur “Digdaya Yudha” dan “Egress Procedure” Tahun 2021 Di Wilayah Samofa Biak ”
#TNIAU 

TNI AU.  Koopsau III mengelar latihan Survavel Tempur “Digdaya Yudha dan Egress/Ditcing Procedure” Tahun 2021 yang secara resmi tadi pagi dibuka oleh  Pangkoopsau III Marsma TNI Purwoko Aji Prabowo di lapangan upacara Markas Koopsau III Samofa Biak, Senin (8/3). Turut hadir dalam upacara pembukaan Kas Koopsau III Marsma TNI Hesly Paat, Komandan Korem 173/PVB Biak Brigjen Iwan Setiawan, Danlanud Manuhua Biak Marsma TNI Donald Kasenda, Pangkosekhanusnas IV Marsma TNI Bonang Bayu Aji, Danlanal Biak, Dandim 1708/BN, Kapolres, Kepala SAR Biak dan undangan lainnya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Selesai melaksanakan upacara pembukaan, para survivor yang berjumlah 25 orang bergerak menuju pantai BMJ Samofa Biak untuk melakukan sea survival.   Para pelaku latihan merupakan awak pesawat yang berasal dari satuan-satuan jajaran Koopsau III antara lain dari Skadron Udara 27 Lanud Munuhua, Makoopsau III, Lanud Silas Papare Jayapura, Lanud J.A. Dimara Merauke, Lanud Yohanis Kapiyau Timika.  Dalam latihan ini selain melibatkan alutsista TNI Angkatan Udara peswat CN-235 dari Skadron Udara 27 Lanud Manuhua Biak dan Helikopter EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sanjaya Bogor, 1 speedboat dan 6 LCR, serta 2 life craft milik pesawat CN-235. Dalam latihan ini melibatkan lebih kurang 82 perosnel yang terdiri dari Kolat, pelatih dan pendukung.

Baca juga:  KOMANDAN LANUD SURYADARMA HADIRI PENUTUPAN TMMD KE-88

Menurut Pangkoopsau III Marsma TNI Purwoko Aji Prabowo, latihan Survivel Tempur “Digdaya Yudha dan Egress/Ditcing Procedure” bertujuan untuk meningkatkan dan menguji kemampuan dalam menghadapi kemungkinan kondisi darurat yang diperkirakan terjadi. Selain itu dalam latihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fisik dan mental awak pesawat yang bertugas di jajaran Koopsau III apabila mengalami keadaan darurat di daerah musuh.

Komandan latihan Letkol Pnb Pandu Adi Subrata menambahkan, latihan diawali dengan demo flypass pesawat CN-235 yang mensimulasikan pesawat sedang mengalami trooble engine dan memaksa melakukan pendaratan darurat (ditching) di di area wilayah musuh. Selanjutnya di susul  pesawat Helikopter EC-725 Caracal dari Skadron Udara 8 Lanud Atang Sanjaya Bogor.Pada Latihan ini, para peserta akan melaksanakan empat tahapan latihan yaitu tahap survival atau tahap survive, tahap evasion yaitu tahap untuk menghindari pengamatan/penangkapan musuh,  tahap daya tahan tubuh dalam kondisi darurat atau tahap resistance dan tahap meloloskan diri dari daerah musuh atau disebut escape. Empat tahapan dikenal dengan istilah SERE yaitu survive, evasion, resistance dan escape. Kegiatan ini di maksudkan para survivar dapat  mengaplikasikan teknik, prosedur dan mekanisme pelaksanaan SERE, melaksanakan pencarian dan pertolongan di medan tempur, pungkas Letkol Pnb Pandu.

Baca juga:  Satrad 215 Congot Ikut Laksanakan Operasi Yustisi Penegakan Prokes dan Sosialisasi Ingub/ Inbup

Selesai melaksanakan survival air  para pelaku bergerak jalan peta menyusuri kampung Sorido,  dilanjutkan praktek membuat shelter dan berbivak  serta praktek bertahan hidup dan mencari makanan di alam (makan ular). Direncanakan kegiatan kompas malam dan melewati camp tawanan masih menjadi agenda lanjutan dan diakhiri konsolidasi survivor di Markas Batalyon Komando 468 Sarotama Biak.

Koopsau III Gelar Latihan Survival Tempur “Digdaya Yudha” dan “Egress Procedure” Tahun 2021 Di Wilayah Samofa Biak ”

Koopsau III Gelar Latihan Survival Tempur “Digdaya Yudha” dan “Egress Procedure” Tahun 2021 Di Wilayah Samofa Biak ”

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel